Suara Denpasar - Nabi Muhammad SAW ternyata mengajarkan kurikulum ramadhan, yaitu 3 amalan pokok saat puasa, dimana alaman itu sebaiknya difokuskan oleh setiap muslim yang menjalankan ibadah puasa.
3 amalan pokok saat puasa yang disebut kurikulum ramadhan Nabi itu disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat, salah satu tokoh agama islam di Indonesia.
Penjelasan itu disampaikannya melalui channel YouTube Adi Hidayat Official, dengan judul 'Tiga Amalan Pokok Ramadhan - Ustadz Adi Hidayat', sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Minggu, (19/3/2023).
Ustadz Adi Hidayat menyampaikan bahwa ada tiga amalan yang harus dilaksanakan secara serius oleh muslim yang menjalankan ibadah puasa.
"Saya kasih tiga amalan pokok, ini kurikulum ramadhan nabi," ujar Adi Hidayat menyampaikan.
Amalan pokok yang pertama ialah meningkatkan sholat. Sang ustadz menjelaskan bahwa meningkatkan itu artinya bertambah.
Dengan begitu, maka yang dimaksud meningkatkan sholat adalah menambah ibadah sholat dari yang fardu saja, menjadi ditambah dengan sholat sunah.
"Satu, meningkatkan sholat," ujar Adi Hidayat menyampaikan.
"Kalau meningkat, berarti secara sederhananya bertambah dari yang sekedar fardu, ditambah dengan yang apa? Sunah!," ujarnya menjelaskan.
Baca Juga: Sisi Lain Arya Saloka yang Jarang Diketahui Banyak Orang
Selanjutnya, amalan pokok ramadhan yang kedua adalah sering berinteraksi dengan kitab suci Al-Qur'an, salah satunya ialah dengan membacanya.
Ustadz Adi Hidayat melanjutkan, bahwa berinteraksi dengan Al-Qur'an, bukan hanya membacanya, akan tetapi juga mengkajinya.
"Kedua, banyak berinteraksi dengan Al-Qur'an," ujarnya melanjutkan.
"Banyak berinteraksi dengan Al-Qur'an itu yang pertama banyak membacanya," ujar Adi Hidayat melanjutkan penjelasannya.
"Kedua, mengkaji Al-Qur'an, kajian, tilawah," ujarnya melanjutkan.
Selanjutnya, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan bahwa amalan pokok terakhir dari tiga amalan pokok ramadhan adalah infaq atau berinfaq.
"Amalan yang terakhir, infaq!," ujar Adi Hidayat menyampaikan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sampah Tak Pernah Hilang, Ia Hanya Berpindah ke Masa Depan Kita
-
Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
-
Tak Hanya Pemain Kini Giliran Pelatih Vietnam Serang Balik Justin Hubner
-
3 Contoh Susunan Panitia 17 Agustus 2026 Tingkat RT, Lengkap dengan Tugasnya
-
4 Facial Wash Gentle Tea Tree Oil untuk Kulit Berminyak Sesuai Review, Wajah Bersih tanpa Kering
-
Viral Petugas Transjakarta Antar Penumpang Disabilitas ke MRT, Pramono Soroti Akses Ramah Difabel
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia