- Petugas pramusapa Transjakarta membantu penumpang disabilitas menyeberang jalan dan mengantar ke Stasiun MRT Bundaran HI.
- Aksi humanis tersebut viral di media sosial serta mendapat apresiasi luas dari warganet dan masyarakat.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi tindakan itu dan berkomitmen mewujudkan Jakarta ramah disabilitas.
Suara.com - Aksi seorang petugas pramusapa Transjakarta (TJ) yang membantu penumpang disabilitas menyeberang jalan hingga mengantar ke Stasiun MRT viral di media sosial baru-baru ini.
Dalam video yang beredar, petugas terlihat mendampingi penumpang disabilitas dengan sabar di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Pramusapa itu mendampingi penumpang mulai dari pinggir jalan raya, menyeberang, hingga masuk ke area Stasiun MRT.
Aksi humanis tersebut menuai apresiasi luas dari warganet karena dinilai mencerminkan pelayanan transportasi umum yang ramah disabilitas.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun turut memberikan tanggapan atas viralnya aksi tersebut.
"Untuk pramusapa yang menolong disabilitas ketika mereka melakukan penyeberangan karena mau naik MRT, saya sudah melihat itu dan saya memberikan apresiasi terhadap hal yang seperti itu," ujarnya di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Menurut Pramono, aksi tersebut menjadi cerminan nyata kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melayani warga disabilitas.
"Itulah sebenarnya cerminan Pemerintah DKI Jakarta, karena untuk disabilitas nantinya termasuk di daerah yang kemarin penyeberangan itu terjadi, itu tidak lagi menggunakan pelican cross di atas," lanjut eks Sekretaris Kabinet itu.
Pramono mengungkapkan, pihaknya tengah mempertimbangkan penggunaan lift sebagai alternatif fasilitas penyeberangan bagi penumpang disabilitas.
Baca Juga: Hadapi El Nino, Pramono Minta RW Siapkan APAR dan Pastikan Pasokan Air Bersih
"Seperti yang di Sarinah atau yang seperti di Bundaran HI, termasuk Dukuh Atas dan sebagainya," tuturnya.
Pramono menegaskan, mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah bagi penyandang disabilitas menjadi salah satu program yang serius ia jalankan.
"Buat Jakarta menjadi ramah disabilitas adalah salah satu program yang saya secara serius untuk melakukan itu," pungkas sang politisi senior.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek