Suara Denpasar - Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Bali menggelar musyawarah di Aula Stimik Primakara, Denpasar, Sabtu (25/3/2023).
Musyawarah itu diawali dengan seminar nasional yang fokus pembahasannya adalah keterampilan kader Pemuda Katolik Daerah Bali tentang literasi dan ekonomi digital.
Melalui musyawarah tersebut, Herman Umbu Billy dinyatakan demisioner atau purna tugas setelah memimpin Pemuda Katolik Bali selama 2 periode.
Dalam laporan pertanggungjawabannya, CEO CIVILARC.ID & SUMBA TV itu berpesan agar program-program yang selama ini telah dirancang dan eksekusi semasa periodenya dapat dilanjutkan oleh pengurus baru.
"Terima kasih kepada semua pengurus Pemuda Katolik Komda Bali. Saatnya kita meregenerasi kepemimpinan, semoga pengurus baru nanti dapat melanjutkan apa yang selama ini telah dikerjakan," ucap pria yang berprofesi sebagai Archipreneur & Broadcaster itu.
Umbu Billy yang juga penulis buku Humba 2045 itu diapresiasi oleh semua komisariat cabang yang berada di Daerah Bali. Dia dianggap berhasil menjaga eksistensi Pemuda Katolik Bali ditengah masyarakat yang majemuk.
Sementara itu, dalam musyawarah tersebut, Yogaswara Putra Utama didaulat menjadi ketua Pemuda Katolik Komda Bali menggantikan Herman Umbu Billy.
Yoga sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi di Pemuda Katolik Cabang Denpasar. Dia terpilih secara aklamasi setelah semua cabang bersepakat mendukung kader muda itu menjadi ketua Pemuda Katolik Bali.
"Terima kasih telah mempercayai saya memikul tanggungjawab ini. Tentunya saya tidak bisa berjalan sendiri, saya membutuhkan dukungan dari pengurus cabang, para mantan pengurus daerah, penasihat awam dan pastor moderator," ujar Yoga.
Baca Juga: Polresta Denpasar dan Polsek Denbar Terima Curhat Warga Al Falah
Yoga berkomitmen dalam masa kepemimpinannya, dia akan fokus terhadap pembinaan internal organisasi dan berkolaborasi dengan instansi pemerintahan dan kelompok kepemudaan.
Hal itu menurutnya guna memperdalam karakter Pemuda Katolik Bali yaitu cerdas dan berprestasi. Yang dia sebut sebagai duc in altum (bertolaklah lebih dalam).
"Teman-teman sekalian, sebagaimana semboyan Pemuda Katolik nasional reborn and grow further (lahir kembali dan tumbuh lebih jauh), saya ingin semua kader Pemuda Katolik Bali bertumbuh melalui potensi diri yang dimiliki. Ke depan, kita akan fokus pada pembinaan internal sebagaimana semboyan yang sering kita gaungkan di Bali yaitu duc in altum (bertolaklah lebih dalam).
Kita juga akan membangun kolaborasi dengan pihak eksternal, baik itu pemerintahan, OKP dan kelompok pemuda lintas agama, tentunya dengan tetap berpegang teguh pada doktrin 100% Katolik 100% Indonesia dan ajaran Gereja yaitu cinta kasih," tandasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot
-
Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel
-
Urutan Pemakaian Cleansing Balm, Facial Wash, dan Toner yang Benar
-
Tuntutan Diproses Pemerintah, Said Iqbal Pastikan Tak Ada Demo Buruh Besar-besaran hingga September
-
Menjaga Amanah Wakaf Hijau: Niat Mulia Jangan Mangkrak di Atap Masjid
-
4 Cushion Glowing Terbaik untuk Kulit Kering agar Tidak Patchy
-
Drama Law School, Perjuangan Mahasiswa Hukum Membongkar Misteri Pembunuhan
-
Durasi Capai 135 Menit, Film Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Franchise
-
Satu per Satu Kedoknya Dibongkar! Infantino Suap Maroko, Iming-imingi Final Piala Dunia
-
Indonesia di Ujung Tanduk, John Herdman Bongkar Kunci Garuda untuk Tekuk Singapura