Suara Denpasar - Aremania Serukan Golput di Pemilu 2024. Hal ini terjadi usai putusan sidang kasus Tragedi Kanjuruhan yang dirasa tidak adil.
Bukan hanya Aremania, tentunya. Seluruh publik sepak bola yang mengikuti kasus Tragedi Kanjuruhan juga dibuat heran dengan putusan penegak hukum.
Padahal, kasus Tragedi Kanjuruhan sebelumnya mendapat atensi luar biasa. Seluruh dunia menyoroti Indonesia, Malang terutama, pasca peristiwa yang menewaskan 135 Aremania.
"Seruan Golput untuk pesta demokrasi atau Pemilu 2024 mulai muncul di sudut Kota Malang, Jawa Timur. Sebuah spanduk bertuliskan ‘2024 Golput’ terbentang di jembatan penyeberangan jalan kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang," tulis akun Twitter @Malanghammers, dilansir Suara Denpasar, Minggu (26/3/2023).
Tidak mengherankan jika mereka kecewa berat atas hukuman yang menimpa pelaku kasus Tragedi Kanjuruhan.
Sebab, dengan jumlah korban sebanyak 135, hanya 3 tersangka yang divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Selain itu, masing-masing dari mereka hanya hukuman penjara sekitar 1,5 tahun. Sisanya telah dibebaskan.
Tercatat beberapa tersangka, seperti misalnya, mantan Panpel Arema, mantan Security Officer Arema dan Danki Brimob Polda Jatim.
Sedangkan 2 tersangka lain dari pihak Polres Malang dinyatakan tidak bersalah, kemudian bebas karena majelis hakim beranggapan racun yang ada dalam gas air mata terbawa angin belaka.
Baca Juga: Sempat Ditolak Suporter PSIS, Arema FC Dapat Kandang, Aremania Unggah Respon Ketum Jakmania: Cerdas
Sontak saja hal tersebut memicu kemarahan publik luas. Bahkan bukan hanya penggemar militan sepak bola.
Puthut EA, misalnya. Seorang novelis dan lulusan filsafat UGM ini turut mengekspresikan kemarahan di akun sosial media pribadinya.
"Di sebuah negara, ketika 133 orang suporter meninggal dunia, dan itu disebabkan karena angin… Bajingan," ungkapnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Belajar dari Kasus Ahmad Dhani, Ini 5 Cara Pulihkan Akun Instagram yang Diretas
-
Berapa Harga Sapi Kurban 2026? Ini Rinciannya Berdasarkan Jenis dan Bobot
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
BRI Bayar Dividen Tunai Rp31,47 Triliun, Strategi Laba Tetap Berkelanjutan
-
Dividen BRI 2025 Tembus Rp52,1 Triliun, Didukung Kinerja dan Laba Solid
-
Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas
-
Mendengar Suara Korban Teror Gas Sarin Tokyo dalam Buku Underground
-
Wangi Parfum Fruity seperti Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Menyegarkan Mulai Rp50 Ribuan
-
Gunung Dukono Erupsi, 2 WNA Tewas