Suara Denpasar - PT. Dewata Energi Bersih menyikapi surat penolakan pembangunan terminal LNG di Sanur Denpasar oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan.
Mereka mengatakan surat dari Luhut tersebut belum tamat alias belum bisa dipastikan akan membatalkan proyek yang sudah diberikan izin oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc.
Alasannya karena Luhut merupakan Menteri Koordinator bukan Kementrian teknis. Sehingga PT. Dewata Energi Bersih tidak perlu bersikap karena belum adanya keputusan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
"Mekanismenya begitu, itu kan surat dari Menko Marves ke Kementrian Lingkungan Hidup yang meminta untuk tidak merekomendasikan. Jadi tidak merekomendasikan itu kalau saya belum bisa mengatakan bahwa itu sudah pasti ditolak," kata Humas PT. Dewata Energi Bersih, Ida Bagus Purbanegara kepada denpasar.suara.com, Selasa (28/3/2023).
Menurutnya pihaknya sudah mendapatkan izin resmi dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sehingga surat dari Luhut tersebut tidak mesti membatalkan proyek yang selama ini sedang pihaknya jalankan. Dia yakin karena PT. Dewata Energi Bersih sudah mengikuti prosedur.
"Kalau sudah sesuai dengan peraturan yang ada apakah kemudian surat dari Menko Marves kepada Menteri LH (Lingkungan Hidup) ini serta merta bisa menghentikan dan menghilangkan izin yang sudah terbit? Kan belum tentu," katanya.
Karena itu kata dia, PT. Dewata Energi Bersih tidak ingin bersikap grasak-grusuk menyikapi surat dari Luhut Binsar Pandjaitan tersebut.
"Kita tunggu saja keputusan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ibu Siti Nurbaya," pungkasnya. (*/Ana AP)
Baca Juga: Luhut Bilang KPK Jangan Sering OTT, Susno Duadji Tertawa: Keterlaluan, Masa Menteri Melarang Gitu!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Penyelundupan 1.532 Burung dalam Kardus Bekas Digagalkan di Tol Bakter
-
Dituduh Jual Skincare Merkuri, Heni Sagara Seret Buzzer hingga ke Pengadilan
-
Dochi Perkenalkan 'Senjata Baru' Pee Wee Gaskins di Hammersonic 2026, Keyboardist Pindah Haluan
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak