Suara Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster didesak untuk bertanggung jawab atas dicabutnya status tuan rumah Piala Dunia U-20 dari Indonesia oleh FIFA.
Hal tersebut dituntut oleh Komunitas Peduli Timnas Indonesia yang dipimpin oleh mantan ketua KPU RI, Gusti Putu Artha, di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Kamis, (30/3/2023).
Dalam orasinya, Putu Artha mendesak agar Gubernur Bali Wayan Koster untuk bertanggungjawab. Dengan cara secara berani untuk meminta maaf kepada masyarakat Bali dan Indonesia.
"Saya ingin beliau (Koster) sebagai pemimpin bertanggung jawab, sebagai pemimpin saya ingin beliau betul-betul melaksanakan Setya Wacana (Jujur dalam berkata dan bertindak) untuk meminta maaf kepada rakyat Bali, rakyat Indonesia dan pecinta sepak bola Indonesia," kata Puru Artha.
Langkah itu menurut Putu Artha, sebagai bentuk pertanggungjawaban Koster atas kecerobohan yang telah dilakukan.
"Harus segera minta maaf bahwa apa yang dilakukan kemarin itu adalah kecerobohan yang sangat fatal dan menghancurkan masa depan sepak bola Indonesia," tegasnya.
Selain itu, Putu Artha menilai Koster tidak paham tentang fungsi dan tugas sebagai Kepala Daerah. Hal itu karena mengurusi politik luar negeri yang menurutnya itu adalah tugas pemerintah pusat berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 tahun 2015 dan perusahaan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 sudah jelas mengatakan urusan luar negeri adalah urusan pemerintah pusat.
"Dari sisi hukum tata negara sudah dilanggar, jadi saya anggap ceroboh dan tidak cakap karena mengurusi hal-hal di luar kewenangan," ucapnya.
Dia menegaskan bahwa gerakan yang dia pimpin tersebut hanya mendesak agar Gubernur Bali meminta maaf. Dia memberi ultimatum, apabila Gubernur Bali tidak meminta maaf maka dia akan lakukan gerakan yang lebih besar.
Baca Juga: Haru! Ini Permintaan Pemain Timnas U-20 Hokky Caraka ke Ketum PSSI Erick Thohir: Kami Percaya Bapak
"Karena ini sudah terjadi kami tidak muluk-muluk, kami hanya minta agar Gubernur Bali minta maaf, itu saja," pungkasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Rakyat Bali Desak Gubernur Koster Lakukan Hal Ini Usai Buat Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20
-
Bukan Karena Ganjar Pranowo atau Wayan Koster! Ternyata Ini Alasan FIFA Cabut Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20?
-
Blunder Lagi? Ganjar Pranowo dan Wayan Koster Tolak Keras Timnas Israel Main di Wilayahnya, Diserbu Habis-habisan!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100
-
Perang Mobil Bekas 90 Jutaan: Avanza Tangguh, Ertiga Nyaman, atau Sigra Rasa Baru?
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Maret 2026: Klaim 5 Juta Koin dan 500 Permata Gratis Sekarang
-
Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten
-
Dulu Tidur di Pom Bensin dan Makan Warteg, Rey Bong Kini Balas Budi Jadikan Ayahnya 'Bos'
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Dream to You: Hwang In Yeop dan Hye Ri Hadapi Cinta dan Mimpi yang Tertunda
-
Yaqut Cholil Qoumas Jabatan Sebelumnya Apa? Mantan Menteri Agama yang Kembali Ditahan di Rutan