Suara Denpasar - Dituding menipu, I Gusti Ngurah Agung Duva Devasya (23), yang juga merupakan cicit dari Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai melaporkan dua selebgram ke Mapolda Bali. Dua selebgram itu adalah Wilson Lim alias Kyuu dan Vanny Putri Andarini.
Tudingan itu sendiri berawal dari penjualan sepatu. "Kami melaporkan ke Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali terkait pencemaran nama baik yang saya alami," ucap I Gusti Ngurah Agung Duva Devasya, yang juga merupakan selebgram game dengan puluhan ribu viewers.
Gusti Duva atau dikenal di kalangan selebgram game dengan nama Rocket, menjelaskan kasus tersebut berawal dari penjualan sepatu seharga Rp 40 juta via WhatsApp.
Begitu dibayar, beberapa hari kemudian Gusti Duva mengirim sepatu tersebut ke alamat yang diberikan oleh Wilson alias Kyuu.
Setibanya, Kyuu menyampaikan sepatu itu tidak asli. Kyuu meminta pengembalian dana atau refund kepada Gusti Agung Duva.
"Beberapa hari kemudian, ketika saya sedang membuka akun Instagram milik saya, melihat Instastory dan akun instagram pacar dan Wilson yang men-tag akun Instagram saya dengan isi sebagai berikut @agung devaa, karna orangnya gak kapok-kapok berulah trus dan udah banyak korban, termasuk sahabat saya dan pacar saya.
Untuk kepada bapak agung, stop nipu stop pinjem duit tapi ga dibalikin, jual akun orang tanpa ijin dan uangnya diambil semua sekarang malah nipu," kutip Gung Duva di dampingi kuasa hukumnya I Ketut Kesuma.
Dia mengembalikan uang Rp 40 juta. Namun pihak terlapor tidak ada memulihkan namanya, hingga cicit I Gusti Ngurah Rai beralamat di Carang Sari, Badung, itu mengaku mengalami kerugian.
Yakni, sebagai selebgram game, pihaknya tidak dipercaya, tidak dapat penghasilan. Akibat ulah terlapor Kyuu dan Vanny, Duva menderita kerugian baik materiil maupun inmateriil. ***
Baca Juga: Rektor Unud Prof. Antara Berpeluang Ditahan, Dua Kali Mangkir Panggilan Jaksa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim