Suara Denpasar - Rektor Universitas Udayana Prof. Dr I Nyoman Gde Antara kembali mangkir saat dipanggil penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.
Pemeriksaan Prof. Antara, Senin 3 April 2023 dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Sumbangan Pengembangan SPI Unud untuk penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Bali Putu Agus Eka Sabana Putra kepada awak media di Gedung Kejati Bali, Denpasar.
"Satu tersangka terkonfirmasi tidak hadir," begitu katanya. Tersangka itu berinisial INGA yang merujuk pada nama Prof. Antara.
Ungkap Putu Agus Eka Sabana Putra, yang bersangkutan diperiksa memang dalam kapasitasnya sebagai tersangka.
"Tersangka lain hadir dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka INGA," sebutnya.
Ada juga saksi mahasiswa yang kembali diminta keterangannya oleh penyidik untuk makin memperjelas kasus ini. Dengan mangkirnya Prof. Antara untuk kali kedua.
Pertama sebagai saksi atas tersangka lain, dan kali ini adalah dalam kapasitas diperiksa sebagai tersangka.
Jika merujuk kasus hukum yang sudah-sudah. Bisa dikatakan peluang untuk ditahan terbuka lebar.
Sebab, biasanya jaksa akan melakukan penahanan atau jemput paksa jika sakti atau tersangka tidak kooperatif atau mangkir sebanyak tiga kali.
Baca Juga: MAKI Pasang Badan untuk Kejati Bali, Usut Tuntas Dugaan Korupsi SPI Unud
Sekadar mengingatkan tiga tersangka yang juga pejabat Rektorat yang memenuhi panggilan penyidik adalah IKB, IMY, sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri Tahun Akademik 2020/2021 Universitas Udayana.
Satu lagi adalah NPS sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri Tahun Akademik 2018/2019.
Di bagian lain pihak kuasa hukum Unud, Nyoman Sukandia belum bisa dikonfirmasi terkait tidak hadirnya Prof. Antara.
Sampai pukul 15.00 pihak penyidik Kejati Bali juga belum mendapat konfirmasi terkait ketidakhadiran orang nomor satu di Kampus Unud tersebut. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo: Hilirisasi Kunci Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
-
Arus Mudik Memuncak, 45 Kapal Menumpuk di Bakauheni dan Tak Bisa Langsung Sandar
-
Daftar 50 Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah di Aceh Jumat 20 Maret 2026
-
'Minal Aidin' dalam Berbagai Bahasa Daerah di Indonesia, Sudah Tahu Artinya dan Cara Mengucapkannya?
-
Jelang Lebaran 2026, Jasa Penitipan Kucing di Banda Aceh Meningkat
-
Jangan Salah Arti! 'Wal Faizin' di Lebaran Bukan Cuma Tradisi, Ini Makna Sebenarnya
-
Jaga Stabilitas Pangan Jelang Lebaran 2026, Bulog Aceh Pasok 125 Ton SPHP
-
Masih Jawab 'Sama-sama'? Ini Balasan yang Lebih Tepat untuk Ucapan Minal Aidin wal Faizin
-
Ini Jadwal Baru Open House Idulfitri Walikota Makassar
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk