Suara Denpasar - Influencer Erika Putri kini sedang hangat menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepakbola.
Wanita yang aktif di sosial media tiktok dan instagram tersebut tiba-tiba viral usai dirinya diduga menghina klub sepakbola Persib Bandung.
Melansir dari unggahan akun tiktok@clorenz1 pada (04/06/2023), video yang menunjukan tangkapan layar pada akun instagram Erika Putri tersebut memperlihatkan seorang Erika Putri yang berdiri dibelakang bendera berwarna hitam yang bernada provokatif terhadap klub Persib Bandung. Erika juga menunjukan gestur jari tengah dalam gambar tersebut.
Atas aksinya tersebut, Erika mendapat kemarahan dari warganet. Banyak warganet yang menilai bahwa Erika telah menghina Persib.
Warganet mengingatkan bahwa sepakbola merupakan suatu hiburan yang harusnya bisa dinikmati semua orang.
Tindakan yang dinilai provokatif itu justru akan banyak menimbulkan perpecahan diantara para pecinta sepakbola.
“alhamdulillah suka bola tapi tidak mau rasis karena pecinta sejati itu tidak menjadi rasis,” komentar akun @windajuniar18.
Dalam unggahan akun tiktok lain @sundapride27_, unggahan tersebut meberitahukan tentang tanggapan Erika usai dirinya viral dan banyak diminta agar datang ke Bandung untuk meminta maaf secara langsung kepada Bobotoh.
“Wokwokwok mau ngapain sih? Mau jajanin cuanki? Kesini aja Jakarta, kan aman dijagain di Jakarta mah wokwokwok ilah Bandung mah selalu tembus,” tulis Erika dalam strory instagramnya dikutip dari tiktok @sundapride27_.
Baca Juga: Viral! Tiara Andini Nempel ke Jefri Nichol Saat Berduaan, Cinlok?
Warganet pun bereaksi pada unggahan tersebut, banyak dari warganet yang meminta Erika fokus kepada konten yang biasa ia lakukan, tidak membuat konten yang bisa memecah persatuan. Diketahui, Erika sering membuat konten prank di media sosial.
“udah bener prank ojoll,” komentar akun @rngprtma.
Kasus tersebut mengingatkan kita bahwa sebagai pecinta sepakbola tanah air, kita harus menjunjung tinggi sportifitas serta saling merangkul dalam perbedaan.
Sepakbola seharusnya menjadi ajang untuk mempersatukan, bukan malah memisahkan. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Tinggalkan Persib Bandung, Beckham Putra Harus Pergi Kerja Keras Demi Negara
-
Komika Kemal Palevi Tuai Cibiran Hingga Dituding Sepi Job Gara-gara Bela Mgdalenaf
-
Koleksi Gol Terbanyak, David Da Silva Bakal Raih Gelar Pemain Terbaik Persib Season 2022/2023?
-
Cek Fakta: Persija Gigit Jari! Marko Simic Merapat ke Persib, Trisula Mematikan Persib Terbentuk?
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi