Suara Denpasar - Militer Israel, Israel Defense Force (IDF) mengatakan bahwa pihaknya telah melancarkan serangan udara ke Suriah pada Minggu, (9/4/2023), pagi.
Hal tersebut dilakukan Militer Israel (IDF) usai rentetan roket ditembakkan dari Suriah ke Dataran Tinggi Golan -wilayah perbatasan Israel, Lebanon, Yordania dan Suriah, yang kini dicaplok Israel.
Dilansir dari Xinhua, Militer Israel terpancing atas serangan roket dari arah timur laut. Hingga berita ini dimuat, belum laporan mengenai informasi adanya korban luka atau kerusakan material.
"IDF mengatakan bahwa tiga roket diluncurkan dari wilayah Suriah menuju Israel, salah satunya jatuh di area terbuka. Sementara roket lainnya dicegat sistem pertahanan rudal (Iron Dome)," tulis laporan Xinhua, dilansir Senin, (10/4/2023).
Untuk diketahui bahwa Iron Dome merupakan hasil rancangan Israel, dengan bantuan dana dari AS. Dalam konflik yang terjadi antara Israel-Palestina, Iron Dome tercatat berhasil menghalau ribuan proyektil sejak pertama kali dirancang 2011.
Selain itu, IDF juga mengumumkan bahwa mereka berhasil membalas tembakan artileri ke wilayah di Suriah. "Sebuah pesawat nirawak menyerang Suriah, tepat di lokasi roket diluncurkan pertama kali" tulis laporan Xinhua.
Belakangan, IDF lantang mengemukakan, bahwa jet tempur Israel juga menyerang sasaran lainnya di wilayah Suriah, termasuk kompleks militer Divisi Keempat Angkatan Bersenjata Suriah, sistem radar militer, dan pos artileri Suriah.
"Sebagai tanggapan atas roket yang ditembakkan ke wilayah Israel," tulis IDF.
Sementara itu, dalam berita yang diajarkan Lebanon Al-Mayadeen TV, terdapat informasi bahwa bahwa Brigade Al-Quds -pejuang Palestina yang berbasis di Damaskus, mengaku bertanggung jawab atas roket tersebut.
Baca Juga: Breaking News, Pejuang Palestina Balas Serangan Israel di Tel Aviv
Brigade Al-Quds mengatakan pula bahwa roket tersebut merupakan balasan atas upaya penggerebekan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa.
Sebagai informasi, selama beberapa tahun terakhir, Israel telah melakukan perang diam-diam -atau dikenal dengan istilah "perang bayangan"- di Suriah.
Hal tersebut, terbukti dengan banyaknya serangan udara yang ditujukan kepada Iran. Iran merupakan sekutu Suriah dalam melawan Israel dalam pencaplokan lahan.
Selain itu, serangan juga menyasar pada konvoi senjata milik Hizbullah, kelompok Lebanon yang didukung Iran. Namun demikian, wilayah perbatasan Israel-Suriah sebagian besar cenderung tetap normal.
Dataran Tinggi Golan sendiri merupakan wilayah sengketa yang direbut Israel dari Suriah dalam perang Timur Tengah 1967, dan dianeksasi pada 1981. Tindakan yang dilakukan Israel ini, tentu tidak diakui oleh sebagian besar masyarakat internasional. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman