Suara Denpasar - Sejumlah kabar tak mengenakkan menghampiri Persib Bandung usai kalah telak dari Persita Tangerang di laga terbaru.
Kini, beredar narasi bahwa tim asuhan Luis Milla itu resmi diblacklist dari AFC oleh PSSI.
Kabar itu disampaikan oleh kanal YouTube Lingkar Football dalam video berjudul "Persib Bandung Resmi Diblacklist dari AFC oleh PSSI. Bobotoh Kecewa Tiba-Tiba Aturan Berubah."
Hingga berita ini ditulis, video yang diunggah pada Selasa (11/4/2023) itu telah ditonton lebih dari 2,6 ribu kali.
Lantas, benarkah klaim yang ada dalam video tersebut?
CEK FAKTA
Setelah disimak hingga akhir, video ini mengungkap situasi terkini Persib Bandung setelah dibantai oleh Persita Tangerang.
Persib yang sebelumnya menduduki posisi kedua di klasemen sementara Liga 1 2022/2023 harus turun satu peringkat usai Persija menang atas Dewa United, Senin (10/4/2023).
Hal ini membuat peluang Persib bertanding di AFC Cup semakin kecil, terlebih ada perubahan aturan dari PSSI terkait tim-tim yang akan berlaga di level Asia.
Baca Juga: Cek Fakta: Sombong karena Sok Hebat! Thomas Doll Nonaktifkan 2 Pemain Inti Kesayangan The Jakmania
Setelah dilakukan penelusuran untuk cek fakta, tidak ditemukan adanya kesesuaian antara judul dan isi dalam video karena Persib belum diblacklist dari AFC.
Dilansir dari laman resmi PT LIB, Indonesia mendapat tiga slot untuk kompetisi Asia 2024 yakni playoff Liga Champions Asia, fase grup Piala AFC, dan playoff Piala AFC.
Tim yang akan bertanding di Liga Champions Asia adalah pemenang antara juara BRI Liga 1 musim lalu, Bali United, vs juara BRI Liga 1 musim ini, PSM Makassar.
Tim yang kalah dari pertandingan tersebut akan langsung masuk ke babak penyisihan AFC Cup.
Tiket ketiga akan diberikan kepada runner up BRI Liga 1 musim ini. Meski saat ini Persija berada di posisi kedua, Persib masih memiliki peluang berlaga di level Asia karena keduanya hanya selisih satu poin.
Untuk meraih posisi tersebut, Persib harus mengalahkan Persikabo 1973 di laga terakhir. Mereka juga harus berharap agar Persija kalah atau bermain imbang dengan PSS Sleman.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Terbongkar Persib Dicurangi! Lihat Bagaimana Reaksi Luis Milla Lihat Gol David da Silva yang Dianulir Wasit!
-
Cek Fakta: Kalah Lawan Persija, Persib Bandung Langsung Resmikan 2 Bek Baru Berlabel Timnas
-
Cek Fakta: Persib Tambah Striker Baru Oskar Zawada, Nasib Ciro Alves di Ujung Tanduk?
-
Cek Fakta: 2 Pemain Dicoret, Persib Bandung Perkenalkan 4 Sosok Baru?
-
Cek Fakta: Persija Gigit Jari! Marko Simic Merapat ke Persib, Trisula Mematikan Persib Terbentuk?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan