/
Senin, 17 April 2023 | 09:15 WIB
Ganjar Pranowo Dituding Tunjukkan Loyalitas ke Partai PDIP Siasat Dapatkan Tiket Maju Capres 2024 (YouTube/Najwa Shihab)

 Suara Denpasar - Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu banjir hujatan rakyat setelah bersikeras tolak Timnas Israel hingga Piala Dunia U-20 di Indonesia batal diselenggarakan.

Gubernur Jawa Tengah itu telah menjelaskan berbagai alasan penolakan tersebut dari dampak yang terjadi hingga akui sebagai bentuk loyalitas terhadap Partai.

Pengakuan Ganjar Pranowo dalam mengambil keputusan itu sebagai bentuk loyalitas terhadap Partai PDIP dituding sebagai siasat dapatkan tiket maju Capres 2024.

Tudingan tersebut berawal dari pertanyaan mencekam Najwa Shihab, Jurnalis kondang yang konon banyak ditakuti para politisi Indonesia.

"Bagian dari Ganjar Pranowo membuktikan loyalitas ke Partai apakah karena tiket pencalonan belum keluar, untuk Anda maju jadi Capres?" tanya Najwa dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, (17/8/2023).

Menepis tudingan tersebut, Gubernur Jawa Tengah bak merasa dirinya tidak memiliki kewenangan ia menyebut bahwa dirinya hanyalah Kader Partai.

Semua keputusan yang ia ambil saat ini murni karena merasa bagian dari Partai serta jabatannya sebagai Gubernur dan bukanlah sebuah siasat.

"Hari ini saya Kader Partai dan hari ini saya Gubernur dan hari ini saya tidak ada urusan dengan yang lain-lain," ungkap Ganjar.

Akan tetapi, jawaban politisi yang identik dengan rambut putihnya itu tidak membuat Najwa Shihab cukup.

Baca Juga: CEK FAKTA: Latihan Perdana, Matias Mier Resmi Bergabung Bersama Persib Bandung

"Itu jawaban normatif mas Ganjar," cecer Najwa.

"Ya, orang bisa menilai apapun dari jawaban seperti itu. Tapi sampai hari ini faktanya demikian," jawab Ganjar.

Ganjar menegaskan bahwa keputusan siapa yang akan mendapatkan tiket pencalonan dan maju sebagai Capres 2024 merupakan kewenangan ketua partai PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Keputusan seperti itu urusan bu Mega, saya anggota Partai mbak" tuturnya.(*)

Load More