/
Jum'at, 21 April 2023 | 08:45 WIB
Menyadari Perbedaan 1 Syawal, Begini Pesan Ketua Umum PP Muhammadiyah (instagram/@haedarnashirofficial)

Suara Denpasar – Di tahun 2023 ini, kembali lagi terdapat perbedaan antara Pengurus Pusat Muhammadiyah dan Pemerintah perihal penetapan 1 Syawal 1444 H. Muhammadiyah telah menginformasikan sebelumnya bahwa akan melaksanakan hari raya pada Jumat (21/4/2023).

Sementara Pemerintah dan beberapa ormas islam lainnya, berdasarkan hasil sidang isbat tadi malam, akhirnya pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama telah memutuskan untuk berhari raya 1 hari setelahnya yaitu di hari Sabtu.

Melalui laman Muhammadiyah..or.id, Jumat (21/4/2023), Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, kembali mengingatkan tentang perbedaan yang terjadi di kalangan kaum muslimin terkait penetapan 1 Syawal disikapi dengan penuh kedewasaan.

Untuk yang merayakan idul fitri di hari Jumat ini, Haedar Nashir berpesan agar bisa menjaga perasaan  yang belum merayakan dan bagi yang merayakannya di Sabtu esok, agar tidak perlu sensitif. Sehingga bisa membangun terciptanya sikap saling tasamuh (toleran).

“Bagaimana mengurus kesejahteraan rakyat sekaligus supaya rakyat umat bersatu dalam perbedaan. Dan dalam perbedaan itu juga harus dewasa,” kata Haedar Nashir.

“Idulfitri boleh berbeda tapi yang paling penting, tidak boleh saling menyalahkan.” Sambungnya. (Rizal/*)

Load More