Suara Denpasar- Pelatih kiper Persib Bandung pada tahun 2023 ini memutuskan untuk pulang ke Brasil. Luizinho Passos memilih untuk pulang ke negaranya bukan untuk meninggalkan Persib Bandung, melainkan memanfaatkan momen libur kompetisi Liga 1 Indonesia.
Terlebih Luizinho Passos hampir 7 tahun tak pernah ke negaranya tersebut. Pelatih bertubuh kekar tersebut pulang ke negaranya untuk melepas kerinduannya selama ia merantau.
Melansir melalui laman resmi klub, persib.co.id, ia mengaku sangat senang karena bisa menghabiskan waktu libur bersama keenam anaknya di kota Juiz de Fora, Brasil.
Diakui selama 6 tahun lebih atau hampir 7 tahun lamanya, pelatih berusia 48 tahun tersebut tidak bertemu dengan keluarganya.
“Saya sangat rindu dan sekarang saya sangat senang karena bisa dekat dengan mereka. Dua anak saya (Luiza Passos dan Davi Passos) memang bersama kami di Indonesia. Jadi, di Brasil bertemu dengan empat anak saya yang lainnya (Lais, Maria, Matheus dan Lucas),” katanya dikutip tim Suara Denpasar, Rabu (3/5/2023).
Luizinho Passos juga mengakui dirinya cukup sedih lantaan harus kembali ke Indonesia untuk memulai persiapan bersama Persib Bandung dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2023/2024 mendatang.
“Saya sedih karena tidak akan lama tinggal di Brasil,” katanya.
Ia juga mengakui bahwa dirinya sangat mencintai anak-anaknya. Untuk itu ia akan selalu berjuang, bekerja keras dan melakukan yang terbaik demi masa depan anak-anaknya nanti. (*/Dinda)
Baca Juga: Baru Beberapa Jam Diumumkan Persib Bandung, Ryan Kurnia Dapat Pantauan ini dari Bobotoh
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym
-
Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta