Suara Denpasar - Tak hanya dunia politik tanah air yang mulai memanas. Di lingkungan kampus Universitas Udayana (Unud) juga demikian.
Dalam pemilihan Dekan Fakultas Teknik (FT) Unud. Calon yang memperoleh suara terbanyak dari senat malah "dikalahkan" oleh Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara saat uji kelayakan.
Kok bisa? Informasi yang diperoleh di lapangan. Berdasar sidang Senat Akademik dalam rangka pemberian pertimbangan Calon Dekan Fakultas Teknik Universitas Udayana periode 2023 – 2027 pada hari Senin, 6 Maret 2023, di Aula Wicwakarma, Lantai 3, FT Unud Kampus Sudirman.
Ada tiga calon yang maju untuk memperebutkan posisi sebagai Dekan Fakultas Teknik Unud. I Ketut Sudarsana, Ida Bagus Gede Manuaba dan Linawati.
I Ketut Sudarsana merupakan dosen dari Program Studi Teknik Sipil, sementara Ida Bagus Gede Manuaba dan Linawati dari Program Studi Teknik Elektro.
Para senat FT Unud pun melakukan voting. Hasilnya? Dari 45 anggota, 29 di antaranya mendukung Sudarsana, diposisi kedua adalah Linawati dengan 12 suara, dan sisa satu suara untuk Manuaba.
Dua nama teratas yakni Sudarsana dan Linawati diajukan untuk dipilih Rektor. Umumnya, sesuai asas demokrasi tentu yang memperoleh suara terbanyak yang terpilih.
Namun tidak demikian untuk posisi Dekan Fakultas Teknik Unud. Rektor malah memilih Linawati.
Dihubungi terpisah, Sudarsana tak bisa menutupi kekecewaannya. Dia hanya mengatakan demokrasi yang dijalankan dengan baik di tingkat fakultas akhirnya mati.
Baca Juga: Lapor Pak Menteri Nadiem Makarim! Begini Bunyi Surat Terbuka BEM Unud
"Kami juga tidak tahu pertimbangan pimpinan berikut dengan skor nilai akhir," paparnya, Selasa 9 Mei 2023. "Intinya demokrasi sudah mati. Kami tidak melayangkan protes, biarkan masyarakat yang menilai," tukasnya menyimpan kekecewaan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini