Suara Denpasar - Niluh Djelantik mendatangi KPU Bali untuk mendaftarkan diri sebagai salah satu calon anggota DPD RI dapil Bali pada, Rabu (10/5/2023).
Saat datang ke KPU Bali, perempuan vocal itu memakai Kebaya merah. Kebaya merah memang tidak hanya dipakai saat acara-acara resmi. Niluh Djelantik memang sering terlihat memakai kebaya merah.
Ternyata ada makna khusus bagi Niluh Djelantik tentang kebaya dan warna merah. Kebaya otomatis sebagai simbol perempuan, sementara merah baginya adalah makna keberanian.
Niluh Djelantik mengatakan, perempuan Bali harus berani. Dia sebut 'Nak Bali' harus berani.
"Merah bagi kami, Nak Bali tu Nak pemberani tapi mereka cintai damai, kedamaian itu harus dijaga tapi tanpa keberanian kita tidak bisa menjaganya. Keberanian bukan berarti anarkis, keberanian bukan berarti menjatuhkan satu sama lain, tapi keberanian adalah kita punya jiwa menjaga menyayomi," tuturnya.
Niluh Djelantik menegaskan, warna merah yang dia pakai tidak bermakna sedang berafiliasi dengan kelompok tertentu, tetapi karena alam semesta yang merestuinya.
"Ini tidak ada afiliasi dengan warna-warna tertentu, jadi semesta sudah menuliskan dan mengatakan Mbok Niluh let's go red," kata Niluh.
Sebagai satu-satunya perempuan Bali yang ikut berkontestasi pada pemilu 2024, Niluh mengatakan dia tidak melihat itu sebagai sebuah keuntungan.
Menurutnya semua bakal calon anggota DPD RI dapil Bali itu memiliki niat baik untuk membangun Bali. Sehingga pihaknya akan ikut mempromosikan kandidat lain atau lawan-lawan politiknya itu kepada masyarakat.
Baca Juga: Tiara Andini Dapat Penghargaan Solois Wanita Paling Ngetop, Netizen: Karena Alshad Gak Sih
"Kita tidak mengambil sikap seolah-olah itu adalah sebuah keuntungan, karena hak memperjuangkan rakyat Bali adalah hak semua orang terlepas dari dia laki-laki ataupun perempuan," ujarnya.
"Sebagai seorang perempuan, Kami akan merangkul ke-17 bacalon (bakal calon) lainnya untuk bersama-sama berkompetisi dengan fair, dengan jujur dengan menggunakan integritas dan prinsip hidup yang kita miliki. Jadi nanti Niluh Djelantik akan mengekspos juga ke-17 calon itu di media sosial kami, memperkenalkan mereka kepada rakyat Bali," tandas Niluh. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Fix Nyalon! Niluh Djelantik Janjikan Bangun SMK Gratis Jika Jadi Anggota DPD RI
-
Maju DPD RI, Gede Suardana Didukung Mantan Gubernur Bali Mangku Pastika?
-
Maju DPD RI Dari Bali, Gus Niam: Siap Jadi Representasi Masyarakat Bali
-
Senggol Wayan Koster? Niluh Djelantik: Punyah Wayan Jelek Sajan
-
Bagaimana Hak Pilih Narapidana di Pemilu 2024? Begini Penjelasan KPU Bali
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque