Suara Denpasar - Belum lama ini Mario Dandy santer dikabarkan mendapatkan perlakuan istimewa selama menjalani masa tahanan atas kasus penganiayaan terhadap David Ozora. Kabar tersebut mencuat lantaran sikap Mario yang tersenyum di hadapan publik saat meminta maaf ke korban, David.
Belum lagi Mario juga sempat dikabarkan buka-pasang borgol plastik secara mandiri.
Lantas baru-baru ini Mario dikabarkan telah dipindahkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur ke Lapas Salemba, Jakarta Pusat per Selasa (30/5/2023).
"Mario Dandy pada 30 Mei 2023 telah dipindahkan bersama 19 warga binaan lain ke Lapas Salemba. Keduanya (Mario dan Shane dipindahkan)," jelas Humas Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Rika Aprianti seperti dikutip dari Suara.com.
Tak hanya Mario, Shane Lukas yang juga menjadi tersangka kasus serupa turut dipindahkan juga. Selama di tempat baru tersebut, kedua tersangka kasus penganiayaan ini akan ditempatkan di kamar mapenaling bersama para tahanan lainnya.
"Selanjutnya ditempatkan di kamar mapenaling (masa pengenalan lingkungan) bersama 19 orang lainnya," ungkap Rika Aprianti.
Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membantah soal kabar adanya perlakuan istimewa terhadap Mario. Ia menerangkan bahwa Mario dipindahkan lantaran di lapas sebelumnya sudah over capacity.
"Tidak ada yang istimewa. Jangan bikin hoaks! Nanti kalau kami laporkan bikin hoaks, tidak enak. Tapi cobalah, kalau ada fakta Pak Dirjen beritahu kepada kami," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (31/5/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih