Suara Denpasar – Pelatih asing Shin Tae Yong dan pelatih lokal Indra Sjafri adalah dua sosok Timnas Indonesia dengan gaya berbeda.
Shin Tae Yong kini disibukan dengan persiapan laga FIFA Matchday Timnas Indonesia kontra Palestina dan Argentina.
Sementara Indra Sjafri baru saja membawa Timnas Indonesia U22 meraih medali emas di SEA Games Kamboja 2023.
Dalam persiapan SEA Games, Indra Sjafri mengawalinya dengan penuh optimis keyakinan. Kondisi ini berbeda dengan Shin Tae Yong.
Dari persiapan kontra Palestina di Surabaya, Shin Tae Yong mengeluhkan memberapa hal. Dua diantaranya adalah kondisi dan kehadiran pemain.
Pasalnya, sejak pemusatan latihan 5 Juni 2023, pemain Timnas yang dipilih tak langsung merapat untuk melakukan TC.
Program latihan yang tahap awal difokuskan kepada latihan fisik sebelum hal taktikal pun terhambat.
"Musim kemarin selesai memang libur panjang karena FIFA Matchday, jadi kelihatan tidak baik secara fisik dan keseluruhan,” kata Shin Tae Yong dilansir dari laman PSSI, Kamis 8 Juni 2023.
Karenanya, keluh Shin tae yong, Pihaknya tidak memiliki banyak waktu untuk meningkatkan fisik pemain
Baca Juga: Menanti Ketegasan PSIS Semarang untuk Carlos Fortes dan Vitinho, Bruno Silva Jilid 2?
“Tapi fokus latihan tingkatkan otot pemain dan penguatan," kata Shin Tae-yong.
Selain fokus ke fisik pemain, pelatih asal Korea itu juga sangat berharap agar para klub yang masih menahan pemain untuk dilepas ke Timnas.
Atas kondisi itu, Shi Tae Yong menyebut dirinya dalam kondisi tidak nyaman. TC untuk kepentingan timnas Indonesia.
“Saya merasa tidak nyaman dan terganggu karena pemain banyak yang liburan, baru ikut juga, jadi kurang fisiknya, saya kurang nyaman," ungkapnya.
Menghadapi dua pertandingan nanti, Shin Tae-yong berharap pemain menunjukkan permainan terbaik dan tanpa beban.
Khususnya dalam hadapi Argentina, dia meminta pemain fokus kepada diri sendiri dan mengikuti instruksinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini