Suara Denpasar - Muhammad Zainul Mazdi, atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) mendoakan capres dari partai PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo menjadi presiden Republik Indonesia di Pemilu 2024.
TGB mendoakan Ganjar Pranowo menang pada pemilu 2024 menjadi Presiden Indonesia ke-8 pada saat pertemuan kerjasama politik Partai Perindo dengan Partai PDI Perjuangan yang dilaksanakan di kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat pada Jum’at, (9/6/2023).
Sebagaimana diketahui, TGB sebelumnya menjabat sebagai Gubernur NTB dua periode dari 2008-2018. Ia kini menjadi Ketua Harian Partai Perindo yang bekerja sama dengan Partai PDI Perjuangan dalam mengusung Ganjar Pranowo di Pilpres mendatang
"Saya mengajak baca surat Al-fatihah dengan beberapa niat. Niat yang pertama agar Indonesia tetap kokoh kuat bersatu dalam keberkahan," ujar Tuan Guru Bajang dikutip dari Suara Joglo pada Jum’at, (9/6/2023).
Selanjutnya, ia mendoakan para pendiri bangsa Indonesia, khususnya kepada sang pahlawan proklamasi Ir Soekarno.
Setelah itu, ia mendoakan capres dari Partai PDI Perjuangan untuk bisa memenangakan Pemilihan Presiden pada 2024 mendatang.
"Dan niat yang ketiga, agar mas Ganjar pranowo diridhoi Allah untuk menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke-8. Alfatihah," papar TGB.
Hary Tanoesoedibjo, selaku Ketua Umum Partai Perindo menyambangi kantor DPP PDIP di Jl Sudirman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2023).
Kedatangan Ketum Perindo sekaligus pemilik jaringan bisnis MNC Group itu menyambangi kantor Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu dengan tujuan menjalin kerjasama untuk memenangkan Ganjar pranowo menjadi Presiden Indonesia berikutnya.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Akui Gabung Partai Gerindra, Ngegas Kampanye Prabowo Presiden Pengganti Jokowi
"Ada tiga dasar kenapa kami memutuskan bekerjasama dengan PDIP. Salah satunya adalah karena figur pak Ganjar Pranowo ini, sosok yang sangat dikenal masyarakat, masih muda dan yang paling penting memiliki komitmen untuk melanjutkan pembangunan yang sudah baik," ujar Hary Tanoe. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Ketua Umum PSSI Erick Thohir Siapkan 10% Hasil Penjualan Tiket untuk Palestina, Netizen Sindir Ganjar Pranowo, Efek Pembatalan Piala Dunia U-20?
-
Cek Fakta: Ahok Dipilih Megawati sebagai Calon Wapres Ganjar Pranowo, Doa Rakyat Indonesia Jadi Kenyataan?
-
Ganjar Pranowo Sebut Rakyat Cuma Butuh Disapa: Tidak Muluk-Muluk!
-
Ganjar Pranowo Turut Hadir di Festival Lampion Candi Borobudur Bersama Ketum PSSI, Warganet: Tanda-tanda Erick Thohir Wapres
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan