Suara Denpasar - Polisi meminta masyarakat yang hendak menonton jalannya pertandingan FIFA Matchday 2023 timnas Indonesia melawan Argentina di Stadion Gelora Bung Karno untuk naik kendaraan umum.
Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Doni Hermawan mengatakan apabila imbauan tersebut bertujuan untuk mengurangi kapasitas parkir maupun kepadatan kendaraan di lokasi.
"Kalau bisa datang ke GBK, tidak menggunakan kendaraan pribadi," kata Doni seperti melansir dari suara.com.
Meski begitu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan langkah antisipasi terkait kemungkinan membludaknya jumlah kendaraan. Polisi telah menyiapkan beberapa lokasi parkir untuk penonton yang hadir seperti di area Monas.
Sementara itu bagi masyarakat di luar penonton juga diimbau untuk menghindari kawasan GBK. Untuk menghindari kepadatan di kawasan di GBK, para pengemudi diminta untuk mencari alternatif lain. Sebab, diperkirakan akan terjadi kepadatan suporter yang datang untuk pertandingan FIFA Matchday 2023 yang akan digelar pada Senin (19/6/2023) tersebut.
"Masyarakat di luar penonton yang menuju arah GBK atau sekitaran GBK agar menghindari jalan-jalan sekitar GBK," ujarnya.
Lebih dari 5.000 personel keamanan telah dikerahkan untuk menjaga jalannya pertandingan tersebut, sebagaimana dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.
"Total keterlibatan personel yang akan melakukan pengamanan adalah sebanyak 5.596 personel," paparnya.
Selanjutnya, polisi akan terus memantau kondisi di lapangan. Jika diperlukan, mereka juga akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengatur ketertiban.
Baca Juga: Aldi Taher Halu Jadi Presiden, Hotman Paris Malah Beri Komentar Tak Terduga
(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram
-
Danantara Gandeng Arm Limited, Indonesia Siap Jadi Produsen Chip!
-
Berapa Miliar Dana Beasiswa yang Harus Dikembalian Suami Dwi Sasetyaningtyas? Ini Kata Bos LPDP
-
Direktur LPDP Ungkap 600 Awardee Diselidiki Usai Kasus Viral Dwi Sasetyaningtyas
-
Kontribusi Triliunan dan Serap Tenaga Kerja, Industri Vape Minta Tak Dipukul Rata
-
Balita 3 Tahun di Sragen Dianiaya Ayah Kandung, Pemerintah Asesmen Pengasuhan KakekNenek
-
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
-
Kronologi Penangkapan Komplotan Curanmor Bersenpi di Jakbar: Polisi Sita Senjata Rakitan
-
Rahasia Sehat Saat Puasa: Penjelasan Medis Fungsi Mental dan Vitalitas
-
KPK Ajukan Penundaan Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Ini Alasannya