Suara Denpasar – Nama Asnawi Mangkualam memang sedang menjadi sorotan pecinta sepakbola. Usai viral dengan aksi tekel nya pada FIFA match day kontra Argentina, kini peluang Asnawi untuk melebarkan karir semakin terbuka.
Termasuk untuk naik kasta ke Liga 1. Bek kanan Jeonnam Dragons tersebut membeberkan karirnya di Korea Selatan selama tiga tahun terakhir.
Pemain yang kerap didapuk sebagai kapten Timnas Indonesia tersebut mengaku, bahwa dirinya memiliki peluang untuk segera naik ke kasta tertinggi kompetisi sepakbola di Korea Selatan alias K League 1.
Hal ini ia beberkan saat menjadi bintang tamu dalam podcast Najwa Shihab. Dalam podcast yang diunggah pada Jumat (23/6/2023) tersebut, Asnawi Mangkualam mengaku saat ini dengan pengalamannya di Kasta kedua Liga Korea, dirinya memiliki peluang untuk segera naik ke Liga 1.
Bahkan, dirinya bercerita sedang berusaha agar segera meninggalkan Jeonnam Dragons dan naik ke Liga 1.
"Kalau plan dari saya bisa naik ke Liga 1 Korea dulu, kalau lebih jauh stepnya bisa ke Eropa,” jelasnya.
Asnawi Mangkualam tak menampik, bila ia telah banyak berubah berkat pengalaman merumput di kasta kedua Liga Korea selama 3 tahun terakhir.
“Step ke depannya bisa ke tim yang lebih baik, soalnya di Liga 2 Korea bisa dibilang saya sudah bisa beradaptasi dengan baik," ujarnya.
Asnawi mengatakan, saat ini peluang untuk naik ke kasta teratas Liga Korea Selatan terbuka bagi dirinya. Hanya saja, mantan pemain PSM Makassar tersebut mengaku cukup sulit, lantaran ketatnya kompetisi disana.
"Pengennya main di tim yang kastanya lebih tinggi. Masih tetap di Korea. Peluang itu ada tapi memang sulit," tuturnya.
Seperti diketahui, Asnawi Mangkualam memulai karirnya di luar negeri dengan bergabung pada klub Kasta kedua Liga Korea Ansan Greeners, sebelum akhirnya berlabuh ke Jeonnam Dragons pada Januari 2023.
Kini, melansir dari laman transfermarkt, kontrak Asnawi Mangkualam dengan Jeonnam Dragons juga akan segera berakhir pada akhir tahun 2023. Sehingga kesempatan bagi Asnawi untuk berkarir di kasta yang lebih tinggi semakin terbuka.
Terlebih, usai penampilannya yang memukai pada laga FIFA match day kontra Argentina pada Senin 19 Juni 2023 lalu. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Viral Tekel Garnacho, Harga Asnawi Mangkualam Diupdate di Transfermarkt, Jadi Berapa Sekarang?
-
Shin Tae Yong Salut dengan Mental Main Timnas Indonesia Kontra Argentina, Asnawi Mangkualam Tuai Pujian
-
Kontrak di Jeonnam Dragons Segera Berakhir, Asnawi Mangkualam Akui Ingin Tinggalkan Korea, OTW Liga Eropa?
-
Duel Sengit Asnawi v Alejandro, Begini Komen Uya Kuya, Varrel, dan Ibnu Jamil
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel