Suara Denpasar - Communist Party of China (CPC) atau Partai Komunis Tiongkok China (PKC), juga disebut Partai Komunias Tiongkok (PKT) telah mencapai pertumbuhan anggota yang signifikan. Pada 1 Juli 2023 ini, Partai komunis terbesar di dunia ini merayakan ulang tahunnya yang ke-102.
Dilansir dari Antara, dalam periode satu abad terakhir yang mengesankan, Partai Komunis China telah menjadi lebih kuat dan lebih dinamis dalam menjalankan perannya, terutama selama satu dekade terakhir di era baru.
Pada akhir 2022, PKC berhasil memperkuat sistem organisasinya dengan memiliki sekitar 5,07 juta organisasi tingkat dasar, yang merupakan peningkatan sebesar 129.000 dari tahun sebelumnya. Fakta ini menunjukkan komitmen kuat dari masyarakat untuk bergabung dengan PKC dan mendukung visi dan nilai-nilai yang diusung oleh Partai.
Selain pertumbuhan jumlah anggota, Partai Komunis China juga melihat perbaikan dalam komposisi keanggotaannya. Data resmi menunjukkan bahwa hampir 2,45 juta orang bergabung dengan PKC pada tahun 2022.
Dengan demikian, jumlah anggota PKT pada akhir 2022 sudah mencapai lebih dari 98 juta orang. Jumlah anggota PKT ini lebih dari sepertiga jumlah penduduk Indonesia. Saat ini jumlah penduduk Indonesia sekitar 275 juta.
Kehadiran anggota baru ini telah memperkaya keanggotaan partai berhaluan marxisme-leninisme ini, sekaligus mencerminkan peningkatan dalam tingkat pendidikan dan representasi perempuan serta kelompok etnis minoritas.
Sejalan dengan upaya untuk meningkatkan pendidikan anggotanya, lebih dari 53,65 juta anggota Partai, atau 54,7 persen dari total anggota, sekarang memiliki gelar sarjana muda atau lebih tinggi. Ini merupakan peningkatan sebesar 1,5 poin persentase dibandingkan dengan akhir 2021.
Peningkatan anggota dengan pendidikan lebih tinggi ini menunjukkan komitmen Partai dalam mempersiapkan anggotanya dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan.
Selain itu, CPC juga telah mencapai peningkatan yang signifikan dalam keterwakilan perempuan dan kelompok etnis minoritas di dalam Partai. Pada akhir 2022, CPC memiliki 29,3 juta anggota perempuan, yang mencakup 29,9 persen dari total anggotanya, naik 0,5 poin persentase dari tahun sebelumnya.
Baca Juga: Ungkap Penyebab Hujan Kartu di Partai Final SEA Games, Indra Sjafri: Sebenarnya Damai-damai Saja
Selain itu, proporsi anggota yang berasal dari kelompok etnis minoritas juga meningkat sebesar 0,1 poin persentase menjadi 7,6 persen. Hal ini mencerminkan inklusivitas dan keadilan yang diperjuangkan oleh Partai dalam mencerminkan keberagaman masyarakat China.
Meskipun pekerja dan petani masih menjadi mayoritas anggota Partai Komunis China, yakni mencakup 33,3 persen dari total anggota, keanggotaan Partai semakin mewakili lapisan masyarakat yang beragam.
Partai Komunis China telah melewati perjalanan sejarah yang cukup panjang, dan menjadi salah satu yang terkuat di dunia. Partai ini telah melewati banyak rintangan dan keberhasilan.
PKC didirikan pada 1 Juli 1921. Para pendirinya terinspirasi dari Revolusi Oktober di Rusia pada 1917.
Pada awal berdirinya, partai ini bertempur di internal Tiongkok melawan kelompok nasionalis yang dipimpin Kuomintang. Kemenangannya mengusir Kuomintang pada 1949 melahirkan Republik Rakyat Tiongkok hingga saat ini.
Saat ini PKT dipimpin Sekretaris Jenderal (Sekjen) Xi Jinping yang juga sebagai presiden Tiongkok. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun