/
Selasa, 04 Juli 2023 | 12:11 WIB
Bernardo Tavares (@psm_makassar)

Suara Denpasar – Pelatih kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares memberikan tanggapannya soal kepemimpinan wasit BRI Liga 1 yang dinilainya tak peka dengan kondisi pemain di lapangan.

Bernardo Tavares pun meminta wasit-wasit yang memimpin laga di Liga 1 untuk bereaksi cepat apabila pemain yang cedera.

Bernardo Tavares mengungkapkan hal itu sehubungan dengan gol yang dicetak oleh Persija Jakarta ketika salah satu pemainnya tergeletak di lapangan.

“Kalau seorang pemain sudah jatuh lebih dari semenit, wasit utama harus menghentikan pertandingan,” ujarnya dikutip Suara Denpasar dari Antara, Selasa (04/07/2023).

Pelatih asalah Portugal itu menilai, apabila wasit tak merespon dengan cepat situasi seperti itu maka akibatnya bisa fatal bahkan meninggal.

“Itu bisa saja serius, bisa menimbulkan kematian,” lanjut Tavares.

Gol penyama kedudukan Persija yang dicetak oleh pemain asing anyarnya Ryo Matsumura menjadi sasaran kritik Tavares.

Saat proses terjadinya gol, salah satu bek PSM yaitu Yuran Fernandes terlihat tergeletak menahan sakit karena cedera namun wasit tetap melanjutkan pertandingan.

“Menurut saya pertandingannya harus dihentikan. Yang jelas pertandingan dihentikan saat pemain terjatuh,” lanjut pelatih berusia 43 tahun itu.

Baca Juga: Cari Bibit Unggul, PSSI Duetkan Shin Tae-yong dan Legenda Chelsea untuk Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17

Terlepas dari kontroversi tersebut, Tavares memberikan acungan jempol kepada skuad Macan Kemayoran yang hanya dapat memainkan satu pemain asing.

“Pemain asing tidak melulu lebih daripada pemain lokal. Dan itu terjadi di Persija,”  ujar pelatih yang memegang lisensi Pro UEFA itu.

Untuk laga selanjutnya, PSM Makassar akan menjamu Dewa United, Sabtu (08/07/2023). Sementara Persija Jakarta akan bertandang ke markas Persikabo 1973, Minggu (09/07/2023).

Load More