Suara Denpasar – Pelatih kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares memberikan tanggapannya soal kepemimpinan wasit BRI Liga 1 yang dinilainya tak peka dengan kondisi pemain di lapangan.
Bernardo Tavares pun meminta wasit-wasit yang memimpin laga di Liga 1 untuk bereaksi cepat apabila pemain yang cedera.
Bernardo Tavares mengungkapkan hal itu sehubungan dengan gol yang dicetak oleh Persija Jakarta ketika salah satu pemainnya tergeletak di lapangan.
“Kalau seorang pemain sudah jatuh lebih dari semenit, wasit utama harus menghentikan pertandingan,” ujarnya dikutip Suara Denpasar dari Antara, Selasa (04/07/2023).
Pelatih asalah Portugal itu menilai, apabila wasit tak merespon dengan cepat situasi seperti itu maka akibatnya bisa fatal bahkan meninggal.
“Itu bisa saja serius, bisa menimbulkan kematian,” lanjut Tavares.
Gol penyama kedudukan Persija yang dicetak oleh pemain asing anyarnya Ryo Matsumura menjadi sasaran kritik Tavares.
Saat proses terjadinya gol, salah satu bek PSM yaitu Yuran Fernandes terlihat tergeletak menahan sakit karena cedera namun wasit tetap melanjutkan pertandingan.
“Menurut saya pertandingannya harus dihentikan. Yang jelas pertandingan dihentikan saat pemain terjatuh,” lanjut pelatih berusia 43 tahun itu.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Tavares memberikan acungan jempol kepada skuad Macan Kemayoran yang hanya dapat memainkan satu pemain asing.
“Pemain asing tidak melulu lebih daripada pemain lokal. Dan itu terjadi di Persija,” ujar pelatih yang memegang lisensi Pro UEFA itu.
Untuk laga selanjutnya, PSM Makassar akan menjamu Dewa United, Sabtu (08/07/2023). Sementara Persija Jakarta akan bertandang ke markas Persikabo 1973, Minggu (09/07/2023).
Berita Terkait
-
Thomas Doll Kesal dengan Aksi Guling-Guling PSM Makassar, Beri Kritikan Tajam ke Pemain Ini
-
Imbang dengan Persija Jakarta, Warganet Cap PSM Makassar Guling-Guling FC: Merusak Seni Sepak Bola
-
Persija Vs PSM Imbang, Yuran Fernandes Teriaki Riko Simanjuntak Depan Muka, Netizen Malah Samakan Keduanya Dengan Pegulat Smackdown
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
Konsep Lakeside Living Makin Diminati, Ini Tips Memilih Hunian di Tepi Danau