Suara Denpasar - Lagi-lagi Persija Jakarta gagal meraih kemenangan pada dua pertandingan berturut-turut di Liga 1 musim satu. Pada pertandingan pertama, klub besutan Thomas Doll harus puas ditahan imbang 1-1 oleh juara bertahan, PSM Makassar.
Di pertandingan keduanya, Persija Jakarta lagi-lagi tak membuahkan hasil yang memuaskan. Sang Macan Kebayoran pun harus gigit jari lantaran gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Persikabo 0-0.
Penurunan performa dari Persija Jakarta ini pun membuat The Jakmania (nama penggemar Persija Jakarta) kecewa.
Tidak hanya dari kalangan penggemar, kekecewaan ini juga dengan jelas ditunjukkan oleh sang pelatih, Thomas Doll. Pelatih berusia 57 tahun ini bahkan mengungkap bahwa penurunan performa timnya ini disebabkan karena lambatnya proses mendatangkan pemain untuk bursa transfer tahun ini.
Lambatnya proses inilah yang membuat performa Persija Jakarta menurun. Pasalnya, tim-tim lain sudah berformasi lengkap lebih lama sehingga waktu penyesuaian diri dan penyusunan strategi lebih matang.
“Kami masih menunggu pemain asingnya dan kalau dibandingkan dengan tim lain, mereka sudah mulai lengkap. Dan di situasi seperti ini, seperti tadi di akhir-akhir pertandingan akhirnya para pemain muda dari akademi juga bisa main dan bisa menahan Persikabo di kandangnya,” ujar Doll pada konferensi pers setelah pertandingan melawan Persikabo yang dimainkan di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu dikutip dari Suara.com.
“Tapi mereka untuk saat ini sedang sulit dan ini adalah konsekuensi kami sedikit terlambat (mendatangkan pemain) untuk bursa transfer musim ini,” lanjut Thomas Doll.
Diketahui, Persija saat ini baru memiliki Marko Simic, Ryo Matsumura, dan Ondrej Kudela dari lima plus satu slot pemain asing yang dapat mereka miliki. Lebih lanjut, Doll menyebut bahwa Simic belum menemukan sentuhan terbaiknya setelah beberapa lama tidak bermain.
“Kalian semua tahu karena Simic sudah lama tidak main dan kami harus memberikannya waktu dan dia baru bergabung mungkin dua setengah pekan, selain itu Kudela juga gak ada karena dia memberikan stabilitas dari belakang sampai ke depan,” jelas Thomas Doll. (Rizal/*)
Baca Juga: Cek Fakta: Dua Asing Spanyol Persib Dicoret, Resmi Tinggalkan Kota Bandung?
Berita Terkait
-
Marko Simic Belum Nyetel dengan Permainan Thomas Doll, Persija Jakarta Datangkan Pemain Baru Pekan Depan?
-
Sebut Liga 1 Lebih Kompetitif Dibanding Serie A, Bek Timnas Filipina Puji Atmosfer Persita Tangerang
-
Elkan Baggott Diminta Main Bersama Persija Jakarta oleh Netizen, Thomas Doll: 'Kami masih menunggu...'
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA