Suara Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali sedang merancang peraturan daerah (perda) yang diturunkan dari undang-undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali.
Salah satu tujuan dibuatnya perda Bali tersebut adalah untuk mendapatkan sumber pendanaan berupa pungutan bagi wisatawan asing yang berwisata ke Bali. Karena itu, pada tahun 2024 setiap wisatawan mancanegara (wisman) yang akan masuk ke Bali dikenai tagihan Rp 150 ribu. Dan bersifat wajib.
Wisman akan membayar tagihan tersebut di pintu-pintu masuk Bali melalui sistem pembayaran secara online atau e-payment.
Menyikapi rencana pungutan itu, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali IGK Kresna Budi mengatakan harus ada take and give dari kebijakan tersebut. Artinya harus ada timbal balik.
Menurutnya wajar pungutan itu diberikan kepada setiap wisman yang masuk ke Bali sebagai pulau pariwisata terbaik dunia, hanya saja harus ada jaminan bagi para wisman itu.
Jaminan yang dimaksud Kresna Budi adalah asuransi jiwa. Jumlahnya tidak main-main. Kalau wisman itu meninggal, kata dia maka akan mendapatkan 50 juta dari Pemprov Bali.
"Nah penggunaan dari pada pengenaan itu adalah bagaimana nantinya kita pakai untuk kesehatan masyarakat pendidikan masyarakat dan juga asuransi bagi wisatawan itu selama berkunjung di Bali."
"Asuransi jiwa dia kenapa-kenapa di Bali dia dapat barang 50 juta lah kalau meninggal kan. Harus ada dong mereka bayar kan mereka harus mendapatkan suatu manfaat kan begitu," ujar Kresna Budi kepada Suara Denpasar melalui telepon seluler, Kamis (13/7/2023) kemarin.
Karena itu bagi Kresna Budi pungutan Rp 150 ribu itu terlalu kecil, pihaknya justru menyarankan tagihannya sebesar Rp 500 ribu. Sebab selain akan dipakai untuk membangun infrastruktur pendukung pariwisata, pungutan itu sebagai sumbangsih wisman terhadap perawatan alam dan budaya Bali. Selain itu juga sebagai upaya meningkatkan pariwisata Bali yang berkualitas.
"Karena 150 terlalu murah buat Bali. Bali itu destinasi terbaik di dunia saat ini, harusnya 500 ribu," tandasnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
4 Rekomendasi Sneakers Stradenine, Sepatu Lokal Asal Surabaya Harga Mulai Rp100 ribuan
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
-
Dikaitkan Pengadaan Program Sekolah Rakyat, Owner Sepatu Lokal Stradenine Tegaskan Tak Terlibat
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut