Suara Denapsar - Pemain Persib Bandung Febri Hariyadi mendapatkan kartu merah di laga home melawan Dewa United pada Kamis (14/7/2023).
Setelah tertinggal 0-1 di babak pertama, Febri Hariyadi sempat mendapat peluang di babak kedua. Namun sepakannya belum mengarah tepat ke gawang.
Sangat disayangkan di menit ke-68, Febri Hariyadi atau yang kerap disapa Bow itu mendapat kartu kuning kedua atau kartu merah. Itu terjaid akibat ia menggagalkan laju Egy Maulana Vikri di sisi kanan.
Setelah itu, Persib Bandung pun harus bermain dengan 10 pemain saja. Akibat Febri Hariyadi yang gagal membuahkan peluang hingga ia yang dikartu merah, Bobotoh pun menyuarakan dirinya out dari Persib Bandung.
Melalui kolom komentar akun Instagram @persib, beberapa Bobotoh mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap Bow.
"Tombol Febri Arnold out awal liga udah merah aja dan buang-buang peluang emas," tulis akun @rzaagtsn.
"Tombol @febrihariyadi13 OUT >>>>>," tulis akun jaenalmutaqin.
"Tombol febri si grasak-grusuk gausah dimainin sampai akhir musim," tulis akun @antomas_.
Meski banyak Bobotoh yang kecewa kepadanya, sang pelatih, Luis Milla tampaknya tetap optimistis dengan skuad Pangeran Biru.
Baca Juga: Erwin Ramdani Resmi Dilepas Persib Bandung, Bobotoh Singgung Febri Hariyadi, Ada Apa?
Setelah perginya Febri Hariyadi dari lapangan, Luis Milla menganggap pemain justru makin bersemangat.
"Apalagi kita main dengan 10 pemain. Malah pemain bisa menunjukkan semangat dan passionnya. Bahkan hampir bisa membalikkan keadaan," ungkap Luis Milla, dikutip dari laman resmi Persib Bandung. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta