Suara Denpasar – Salah satu pemain keturunan yang juga berasal dari klub negeri Kanguru, Australia Oliver Leeming sedang menjadi sorotan.
Hal ini karena Oliver Leeming, yang memiliki asal Malang-Indonesia dan ayah dari Inggris dinilai cocok untuk ikut memperkuat Timnas Indonesia U-17 asuhan Bima Sakti.
Dikutip dari akun fanbase @pemainketurunan, Selasa (1/8/2023) Ollie, begitu sapaan akrabnya. Dia lahir pada 27 Februari 2006 silam di Australia.
Winger asal klub Australia, Perth RedStar FC tersebut bermain di dua posisi yakni di sayap bagian kiri dan kanan. Sehingga di kedua posisi ini juga dirinya dianggap mumpuni dalam mengolah si kulit bundar.
Disebutkan juga oleh akun @pemainketurunan, kalau dirinya kini tengah dalam proses pengurusan passport seperti yang diakui oleh sang secara langsung.
“Kepada @pemainketurunan Ibu Ollie mengaku kalau pasport Theo sudah beres duluan sementara Ollie sedang diurus,” tulis @pemainketurunan.
Oliver Leeming tak hanya sendiri, tetapi memiliki seorang saudara yakni Theo Leeming yang sama-sama bermain sepak bola, dan menurut ibunya, Theo Leeming telah memiliki passport.
Hal ini yang membuat netizen Indonesia berharap, kedua pemain ini bisa mendapatkan rekomendasi secara khusus dari pelatih Bima Sakti untuk bergabung dan bermain di timnas Indonesia U-17.
Dengan demikian, pelatih timnas Indonesia U-17, Bima Sakti diharapkan pula agar bisa membuka diri untuk melihat potensi-potensi yang ada pada pemain diaspora.
“Bima Sakti mohon jangan tutup mata dengan pemain-pemain diaspora,” ujar @footballabroad_id. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar