Suara Denpasar - Misi PSSI untuk mencari pemain diaspora baru hingga ke Belanda telah terbongkar oleh salah satu pemain andalannya, Rafael Struick.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan media Belanda, Omroep West, Struick mengungkap rencana ambisius dari Timnas Indonesia dalam mencari bakat-bakat sepak bola di Belanda.
Rafael Struick, yang merupakan anggota penting Timnas Indonesia, dengan tegas mengungkapkan bahwa Timnas Garuda masih berkomitmen untuk menggali potensi pemain diaspora di Belanda.
Dalam sesi wawancara tersebut, Struick mengungkapkan bahwa belum lama ini ia berbicara dengan asisten pelatih Timnas Indonesia yang direncanakan akan melakukan perjalanan ke Belanda guna melaksanakan tugas pencarian talenta.
"Saya kebetulan berhubungan dengan asisten pelatih beberapa hari lalu," ungkap Struick dikutip dari YouTube Omroep West (5/8/2023).
"Mereka ingin datang ke Belanda untuk mencari lebih banyak pemain, dari apa yang saya dengar," kata Struick.
Ketika ditanya tentang kemungkinan pelatih kepala Timnas, Shin Tae-yong, hadir di Belanda, Struick mengungkapkan bahwa yang akan melakukan perjalanan adalah asisten pelatih.
Mengenai perkembangan ini, PSSI sebelumnya juga sudah memberikan indikasi bahwa proses naturalisasi pemain diaspora sudah berlangsung.
Arya Sinulingga, anggota Exco PSSI, dalam responsnya terhadap pertanyaan dari warganet di media sosial, mengonfirmasi bahwa beberapa pemain sedang menjalani proses naturalisasi.
Baca Juga: PSIS Semarang Fix Tak Diperkuat Pemain Rp6,52 M Ini, Lini Serang Mahesa Jenar Terancam Ompong
Langkah PSSI dalam mencari bakat baru di luar negeri, khususnya di Belanda, menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia di dalam ajang internasional dalam waktu dekat ini.(*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap