Suara Denpasar - Salah satu aspek yang menjadi sorotan utama Jakarta International Stadium (JIS) saat diusulkan menjadi venue Piala Dunia U-17 adalah kondisi rumput stadion.
Sebelumnya, diberitakan bahwa rumput JIS belum memenuhi standar FIFA. Namun, setelah inspeksi, FIFA sebenarnya tidak meminta rumput diganti sepenuhnya, melainkan hanya melakukan jahit atau Pitch stitching pada rumput yang ada.
Dilansir dari suara.com Pitch stitching adalah teknik perbaikan rumput yang memerlukan mesin jahit khusus. Teknik ini sebelumnya pernah dilakukan saat Indonesia akan menyelenggarakan Piala Dunia U-20 lalu.
Mesin jahit tersebut diimpor dari Inggris untuk perbaikan pada enam stadion saat Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Sementara itu, dilansir dari antaranews.com Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, pernah mengungkapkan bahwa diperlukan dana sekitar Rp6 miliar untuk mengganti rumput stadion tersebut.
“Kalau untuk JIS ada beberapa kegiatan yang perlu dilakukan, antara lain untuk rumput yang belum dilakukan modifikasi rumput atau pitch stitching nanti dilakukan modifikasi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dikutip dari Antara News pada Jumat (11/8/2023).
Meski begitu, perbaikan rumput bukanlah satu-satunya hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan JIS sebagai salah satu venue penting Piala Dunia U-17.
Basuki juga menjelaskan bahwa Pemerintah telah membagi tugas dengan baik terkait perbaikan dan peningkatan JIS.
Bagian internal, termasuk modifikasi dan hal-hal lain di dalam stadion, menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta. Sementara itu, Kementerian PUPR bertanggung jawab untuk pembangunan jembatan penyeberangan (JPO) dari JIS menuju lapangan parkir Ancol, Jakarta Utara.
Sementara dilansir dari suara.com Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menegaskan bahwa perbaikan dan renovasi rumput JIS sebelum Piala Dunia U-17 menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ia juga menyatakan bahwa selain rumput, perbaikan akses masuk menuju JIS dari berbagai arah juga menjadi fokus perhatian. Salah satunya adalah perbaikan akses dari sisi Timur ke Barat melintasi Danau Cincin. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
PSSI Perbaiki Stadion JIS Demi Standar FIFA, Arya Sinulingga Tak Terima Dibawa ke Isu Kepentingan Politik?
-
JIS Jadi Venue Opening Piala Dunia U-17, FIFA Tunjuk Konsultan Australia untuk Kebut Rumput Jakarta International Stadium
-
Bukan Salah Wayan Koster, Erick Thohir Ungkap FIFA Pilih JIS Dibanding Bali untuk Piala Dunia U-17 2023
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pria di Simalungun Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Diputuskan Pacar
-
HYBE Luncurkan Label ABD, Siap Debutkan Girl Group Baru dengan Konsep Fresh
-
59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum
-
5 Rekomendasi Earphone Kabel Terlaris di Shopee: Praktis, Harga Ekonomis Mulai Rp20 Ribuan
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?
-
5 Moisturizer Murah tapi Bagus untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Ashari Kiai Cabul Pati Sogok Korban Agar Cabut Laporan, Ditolak sampai Berujung Ancaman
-
Di Bawah Hujan 1991: Melankolia dalam Novel Goodbye Fairy
-
Sembari Nunggu My Royal Nemesis, Intip 5 Drama Rom-Com Heo Nam Jun Ini!