Suara Denpasar - Bali dipastikan tidak menjadi daerah penyelenggara Piala Dunia U-17.
Itu diputuskan setelah hanya empat stadion yang akan digunakan untuk gelaran tersebut.
Adapun empat stadion telah dipilih yaitu, Gelora Bung Tomo di Surabaya, Stadion Manahan di Solo, Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta serta Stadion si Jalak Harupat di Bandung.
Bali yang sempat digadang-gadang akan digunakan rupanya diabaikan PSSI. Jelas ini membuat Gubernur Wayan Koster gigit jari.
Pasalnya ia sempat menolak salah satu kontestan Piala Dunia U-20 Maret lalu, namun kini Bali tak dipilih saat FIFA kembali menunjuk Indonesia untuk tuan rumah Piala Dunia.
Di sisi lain juga, dilansir dari Antara, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan setelah fase grup selesai maka semua laga akan digelar di Solo, yang artinya di Stadion Manahan.
"Solo akan menjadi tempat semifinal dan final Kejuaraan Piala Dunia U-17, karena kota ini, bersejarah, PON pertama digelar ada di sini. Siapa tahu sepak bolanya juga buat sejarah," ujar Menteri BUMN tersebut.
Padahal secara kapasitas, JIS lebih memungkinkan untuk menggelar penutupan atau final. Mengingat stadion megah itu berkapasitas lebih besar yaitu 82 ribu penonton.***
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Takut Anies Baswedan Semakin Tenar, Menpora RI Sebut Pembukaan Piala Dunia U-17 di JIS Tak Boleh Terlalu Spektakuler
-
Venue Pembukaan Piala Dunia U-17 Sesuai Arahan Presiden, JIS Bakalan Jadi Kandang Bagi Persija?
-
Polemik Stadion JIS Bikin Gaduh, Eks Komisaris Ancol Tagih Janji ke Erick Thohir soal Perbaikan Rumput Stadion
-
Cek Fakta: FIFA Dibikin Pusing, Rumput Stadion Manahan Menguning, Erick Thohir Malu?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati