/
Minggu, 13 Agustus 2023 | 09:04 WIB
Bukan Hanya Wayan Koster yang Gigit Jari di Piala Dunia U-17, Gegara Stadion Manahan, JIS Jadi Korban Lagi, Mengapa? (kolase foto)

Suara Denpasar - Bali dipastikan tidak menjadi daerah penyelenggara Piala Dunia U-17.

Itu diputuskan setelah hanya empat stadion yang akan digunakan untuk gelaran tersebut.

Adapun empat stadion telah dipilih yaitu, Gelora Bung Tomo di Surabaya, Stadion Manahan di Solo, Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta serta Stadion si Jalak Harupat di Bandung.

Bali yang sempat digadang-gadang akan digunakan rupanya diabaikan PSSI. Jelas ini membuat Gubernur Wayan Koster gigit jari.

Pasalnya ia sempat menolak salah satu kontestan Piala Dunia U-20 Maret lalu, namun kini Bali tak dipilih saat FIFA kembali menunjuk Indonesia untuk tuan rumah Piala Dunia.

Di sisi lain juga, dilansir dari Antara, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan setelah fase grup selesai maka semua laga akan digelar di Solo, yang artinya di Stadion Manahan.

"Solo akan menjadi tempat semifinal dan final Kejuaraan Piala Dunia U-17, karena kota ini, bersejarah, PON pertama digelar ada di sini. Siapa tahu sepak bolanya juga buat sejarah," ujar Menteri BUMN tersebut.

Padahal secara kapasitas, JIS lebih memungkinkan untuk menggelar penutupan atau final. Mengingat stadion megah itu berkapasitas lebih besar yaitu 82 ribu penonton.***

Baca Juga: Jaraknya Cuma 16 KM dari Pantai Kuta Bali, Destinasi Berikut Ini Dapat Kamu Kunjungi Ketika Berada di Pulau Dewata

Load More