Suara Denpasar - Persebaya Surabaya telah resmi mengumumkan pengakhiran kerjasama dengan pelatih Aji Santoso. Pengumuman tersebut dikumandangkan lewat akun Instagram Persebaya.
Dalam pernyataannya, kerjasama antara Persebaya dan Aji Santoso secara resmi berakhir pada hari Sejak 13 Agustus 2023 kemarin.
“Persebaya secara resmi mengakhiri kerjasama dengan Aji Santoso pada hari Minggu, 13 Agustus 2023. Bersama sejak Liga 1 2019, banyak momen baik dan tantangan yang dijalani oleh Persebaya bersama Coach Aji,” tulis Persebaya di laman Instagram @officialpersebaya pada Senin (14/08/23).
Unggahan ini lantas mendapatkan reaksi beragam dari para penggemarnya. Banyak yang menyebut bahwa hengkangnya coach Aji disebabkan karena kegagalannya dalam Liga 1 musim ini.
Seperti diketahui, Persebaya Surabaya sudah berkali-kali mendulang kekalahan dalam helatan BRI Liga 1 musim ini. Meski demikian, coach Aji juga pernah membawa si bajul ijo (julukan Persebaya) mengukir prestasi gemilang.
“Beliau memang gagal di musim ini, tapi ingatlah jasanya di beberapa musim sebelumnya dengan pemain seadanya bisa membuat Persebaya bersaing di Liga 1. Terima Kasih, Coach Aji Santoso,” tulis akun Instagram @onlinepersebaya_
Setelah kabar hengkangnya Aji Santoso dari Persebaya, banyak yang bertanya-tanya soal nasip pelatih asal Malang ini.
Manajemen Persebaya pun sempat menawarkan beberapa posisi pada Coach Aji. Namun, ternyata mantan pelatih Persela Lamongan tersebut menolak tawaran tersebut.
“Manajemen sebenarnya menawarkan beberapa posisi baru kepada Coach Aji setelah dia diberi istirahat dari posisi pelatih kepala menyusul kekalahan dari Persikabo. Tujuannya adalah agar Coach Aji bisa menyelesaikan kontraknya hingga April 2024. Namun, Coach Aji menolak tawaran tersebut,” lanjut pernyataan Persebaya di akun Instagram.
Sebelumnya, Aji Santoso berstatus diistirahatkan. Namun belakangan, ia akhirnya sepakat memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan manajemen. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi
-
Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen