Suara Denpasar - Timnas Indonesia U17 harus mengakui keunggulan Timnas Korsel U17 dalam laga di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu (30/8/2023). Meski kalah tipis dengan skor 0-1, pelatih Bima Sakti masih dinyinyiri sebagian netizen. Dari Ketum PSSI, Erick Thohir hingga pelatih Timnas senior, Shin Tae yong yang ikut menonton laga tersebut pun memberi komentar.
Di kolom komentar akun Instagram PSSI maupun Timnas Indonesia memang masih banyak yang meragukan kualitas Bima Sakti. Eks gelandang Timnas Indonesia hasil didikan program Primavera yang berlaga di Italia pada 1993 itu dianggap tidak pantas menukangi Timnas Indonesia U17 yang akan berlaga di Piala Dunia U17.
"Selama pelatih guru penjas. Gak yakin mau berkembang masih bagus Coach Fahri atau Indra Sajfri kalau pelatih lokal," tulis @fizaiirnando
"@erickthohir kurang memuaskan kl dilatih sama lokal preet kan pak.. kalau mau maju bolehlah Dirtek dari Jerman dipertimbangkan jadi pelatih tim u17. Bima masih belum bisa diandalkan kalau mau berbicara banyak di piala dunia nanti. Masih belum teruji sama sekali. Dia aja belum pernah main di Piala Dunia," lanjut @mikaoziel
"Masih terheran-heran kenapa pelatih Tukiman yang minim pengalaman dan taktik bisa dipercaya jadi pelatih u-17 untuk Piala Dunia? Sama bingungnya sama formalitas seleksi nasional dan pemanggilan pemain diaspora kalau ujung-ujungnya pemain juara AFF yang kebantai Malaysia 5-1," kata @baharuddin_asysyifa
Meski mendapat nyinyiran dari netizen, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan bahwa permainan Timnas Indonesia U-17 saat melawan Korsel sudah mengalami perbaikan signifikan.
"Saya rasa ada perbaikan yang sangat signifikan," kata Erick dilansir dari Antara.
Dia membandingkan pola permainan Timnas Indonesia U17 saat uji coba melawan Barcelona Juvenil A (U18) dan Kashima Antlers U18 pada awal Agustus lalu. Di mana Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Barcelona Juvenil A, dan kalah 2-3 dari Kashima Antlers.
"Kalau waktu di Bali kan belum terpola, kalau sekarang sudah mulai terpola bagaimana di belakang kita rapat," jelasnya.
Baca Juga: Bima Sakti Akui Sudah Dicecar Erick Thohir Gegara Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Korea Selatan
Walau demikian, dia mengakui, masalah ada kekurangan untuk barisan tengah ke depan. Dikatakan, ada beberapa momentum serangan balik dari Timnas Indonesai U17 namun gagal menghasilkan gol.
"Tadi saya bicara dengan coach Bima, harus mulai terus jaga dan para pemain tadi saya bilang ini hal yang positif. Kalau kita lihat banyak kesalahannya oleh diri kita sendiri, bukan karena lawan bermain sangat bagus, tetapi kita sendiri yang banyak membuat di lapangan tengah beberapa kali tadi, 3 lawan 1 di depan juga itu sayang momentumnya," paparnya.
Pengamat sepak bola Akmal Maharli juga memberi komentar positif atas performa timnas Indonesia U-17. Meski kalah, namun anak asuh Bima Sakti itu sudah memberi perlawanan sengit melawan runner up Piala Asia U17 tersebut.
"Ini hasil yang lumayan bagus buat timnas Indonesia karena hanya kalah 0-1 dari Korea Selatan. Kalau bicara kualitas, Korsel kualitasnya berada di atas Indonesia," kata Akmal.
Dia memaklumi, timnas Indonesia U17 ini baru terbentuk. Sehingga masih memerlukan pematangan dari sisi transisi bermain.
"Tim ini kan baru dibentuk. Tapi kita bisa memberikan perlawanan buat Korsel," kata dia.
Dia optimistis, Timnas Indonesia U17 akan lebih baik lagi. Apalagi akan menjalani pemusatan latihan, serta uji coba ke Jerman selama dua bulan mulai 17 September 2023 mendatang. Di sana, timnas U-17 akan membawa 28 pemain dengan dua slot yang disisakan untuk pemain diaspora.
Lantas bagaimana dengan komentar Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong? Juru taktik asal Korsel ini ternyata menyatakan bahwa timnas Indonesia U-17 yang kalah tipis 0-1 dari Korsel sudah lebih baik dari sebelum-sebelumnya.
"Saya dengar Timnas Korea Selatan kemarin saja latihan dengan intensitas tinggi. Dan saya juga melihat timnas Indonesia tadi bekerja keras," kata coach Shin.
Walau begitu, lanjut dia, ada beberapa hal yang harus diperbaiki dari skuad Timnas U17 ini.
"Memang semakin baik, jadi mohon dukungan yang penuh dan luar biasa kepada timnas U-17," pintanya. (*)
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Pasang Badan Bela Bima Sakti, Usai Dihardik Gegara Timnas Indonesia U-17 Dipermalukan Korea Selatan 0-1
-
Sempat Dihujat, Eks Didikan Aji Santoso di Persebaya Kembali Dipanggil Timnas Indonesia, Shin Tae yong Bela Mati-matian
-
Teco Disemprot gegara Tak Ada Pemain Bali United Dipanggil Timnas Indonesia, Netizen: Mikir, Dong!
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin
-
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
-
Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya