Suara Denpasar - Pertandingan uji coba antara Timnas U-17 Indonesia melawan Korea Selatan (Korsel) berakhir mengecewakan dengan skor 0-1. Pelatih Bima Sakti, mengaku telah dievaluasi oleh Erick Thohir, Ketua Umum PSSI terkait performa tim.
Bima Sakti menjelaskan bahwa dirinya sudah berkomunikasi tentang apa yang terjadi di timnas U-17 saat lawan Korsel dengan Erick Thohir.
“Memang tadi saya mengingatkan ke pemain, memang tadi kita juga ada disampaikan oleh Pak Erick (Thohir) juga, kita banyak kesalahan-kesalahan yang tidak perlu dan kesalahan-kesalahan individu, dan itu yang menjadi pembelajaran buat kita ke depannya,” kata Bima Sakti dikutip dari Antara News (31/8/2023).
Erick Thohir mengapresiasi bahwa di babak pertama, Timnas Indonesia mampu untuk menahan imbang Korsel. Namun ia memberikan catatan terkait konsentrasi tim U-17 yang tidak fokus saat pergantian pemain sehingga membuat gawang Indonesia kebobolan.
Ketum PSSI ini juga berpendapat bahwa setelah pertandingan melawan Korsel, Timnas Indonesia mendapatkan berbagai pelajaran berharga. Salah satu di antaranya adalah bagaimana tim harus berupaya mengurangi kesalahan yang timbul dari pihak mereka sendiri.
Meskipun hasil pertandingan belum seperti yang diharapkan, Bima Sakti memandang bahwa pemain yang tampil dalam laga melawan Korsel, baik pada babak pertama maupun kedua, memiliki peran penting dalam kerangka tim Timnas U-17 Indonesia.
Ia menegaskan bahwa mereka akan terus memperbaiki kesalahan ini dengan bimbingan Frank Wormuth dan tim pelatih. Pembenahan ini akan terus dilakukan selama pemusatan latihan yang akan datang di Jerman pada bulan September.
Dengan serangkaian pertandingan uji coba yang masih akan dijalani di Jerman, Bima optimistis bahwa timnya akan siap untuk bersaing dalam Piala Dunia U-17 yang dijadwalkan pada bulan November mendatang.(*/Rizal)
Baca Juga: Persikabo 1973 Diganyang Arema FC dalam Lanjutan BRI Liga 1, Aji Santoso: Kami Dihukum
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral
-
Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim
-
Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu
-
Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan
-
Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI