Suara Denpasar- Salahsatu klub Eropa secara resmi telah melepas pemain naturalisasi Indonesia.
Klub yang bermain di divisi teratas di salahsatu negara di Eropa ini melepas si pemain naturalisasi Indonesia dalam kalender resmi FIFA Match Day bulan September 2023.
Klub Eropa ini adalah klub Belgia KV Mechelen yang secara resmi telah mengumumkan melepas pemain anturalisasi Indonesia Sandy Wals untuk bergabung ke Timnas Indonesia.
Klub kasta teratas di Belgia KV Mechelen ini mengumumkan jika Sandy Wals akan bergabung bersama skuat Timnas Indonesia
KV Mechelen memberikan ucapan selamat kepada pemain yang berposisi sebagai bek ini untuk laga internasionalnya.
"Success, bonne chance & good luck to our internationals coming week," kata akun instagram resmi klub @kvmechelen dikutip pada Rabu (6/9).
Atas dilepasnya pemain naturalisi untuk bergabung bersama skuat Timnas Indonesia, banyak fans dari Tanah Air yang mengucapkan terimakasih kepada klub ini.
"Thanks for your support," kata pemilik akun @for_revege.
"Success too Kvmechelen...From fans (Indonesia)," kata pemilik akun @anak_kutuu.
Baca Juga: SR019 Terbit, Moduit: Alternatif Investasi di Tengah Ketidakpastian Global
Sandy Wals adalah salahsatu pemain penting di klub ini yang bermain di Jupiler Pro League.
Harga pasaran Sandy Wals menjadi yang tertinggi jika dibandingkan dengan harga pemain Timnas Indonesia lainnya.
Sandy Wals memiliki harga pasaran senilai Rp34 miliar. Di klubnya dia sudah mencatatkan lima laga untuk musim ini saja.
Jika lancar, maka ini akan menjadi debut menegangkan baginya bersama skuat Timnas Indonesia. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik