Suara Denpasar- Menjelang pekan ke-12 melawan Persebaya Surabaya, skuat Madura United berkurang lantaran ada satu pemainnya yang pilih hengkang.
Madura United harus ditinggal wingernya hanya beberapa hari menjelang laga melawan Persebaya Surabaya.
Persebaya Surabaya yang dalam tren positif bakal meladeni pemuncak klasemen sementara Liga 1 Madura United.
Minimnya menit bermain menjadi alasan utama si pemain untuk pindah, meskipun si pemain ini punya darah lokal di Madura.
Kali ini pemain Madura United yang pilih pergi adalah Moch Kevy Syahertian.
Moch Kevy Syahertian direkrut klub Liga 2, yakni Persikab Kabupaten Bandung untuk mengarungi kasta kedua sepakbola Indonesia ini.
Sulitnya bersaing dengan para pemain di Madura United menjadi alasan Moch Kevy Syahertian pindah.
Seperti diketahui pemain Madura United banyak dihuni skuat berkelas, baik asing maupun lokal.
Tak heran jika Madura United kini menempati pemuncak klasemen sementara Liga 1.
Baca Juga: Putri Anne Syok Ngakak Pakai Filter Muncul Sentilan Pria Pilih Wanita Lain, Sindir Arya Saloka?
Sementara itu, Moch Kevy Syahertian yang berdarah Pamekasan itu baru bermain dua kali hingga pekan ke-11 BRI Liga 1 2023/24.
General Manager (GM) Madura United Umar A Wachdin menerangkan, kesepakatan tersebut dilakukan oleh kedua belah pihak guna mengakhiri kontrak lebih cepat.
“Terimakasih atas waktu dan kebersamaannya selama ini. Jika ingin pulang, jalan menuju Madura masih sama,” kata Umar. ***
Berita Terkait
-
Daftar 8 Pemain Asing Liga 2 Termahal, Gresik United Catat Rekor Jadi Skuad Paling Mewah?
-
Sosok Pemain Turkmenistan yang Pernah Bela 2 Klub Indonesia, Persela hingga Arema FC, Tak Asing dengan Stadion Persebaya
-
Satu Catatan Merah Polda Jatim Jelang Derby Persebaya Surabaya vs Arema FC, Diwanti-wanti Manejemen
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?