Suara Denpasar - Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Galih Dimuntur Kartasasmita mengatakan olahraga yang baru berumur 1,5 tahun di Indonesia ini pertama kali diperkenalkan di Canggu, Bali. Dan akan menjadi cabang olahraga yang akan eksebisi ke PON Paris.
Akan tetapi, kata Galih untuk menjadi tim eksebisi PON dan Olimpiade 2024 di Paris setidaknya harus terbentuk di 16 Provinsi. Maka diarahkan menjadi anggota istimewa dengan syarat mendirikan di 6 Provinsi.
"Jadi gini, SK sudah keluar, akte ada tapi untuk jadi anggota perlu 16 Provinsi, jadi kita diarahkan menjadi anggota istimewa karena kita yang akan eksebisi ke PON," terang Galih di Badung, Bali, Jumat (29/9/2023).
"Jadi karena kita yang dapat SK nya untuk eksebisi ke PON artinya kita jadi anggota istimewa, tapi kita harus mendirikan di 6 Provinsi untuk bisa eksebisi ke PON," sambungnya.
Saat ini Padel sudah terbentuk di Bali, Banten dan Jawa Barat. Rencananya akan segera dibentuk di Jakarta, Sumatera Utara, NTB, NTT, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Di Bali, olahraga Padel berkembang cukup cepat. Sudah ada 15 klub yang telah menciptakan atlet-atlet handal. Karena itu Galih menilai olahraga Padel yang masih asing di telinga masyarakat ini akan cepat terkenal karena Bali dinilai mampu membranding Padel.
Galih pun telah memulai sosialisasi intensif dan mencari bakat-bakat muda di Bali untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional dan internasional terutama menghadapi eksebisi PON dan Olimpiade Paris 2024.
Yang tak kalah menarik adalah olahraga yang berasal dari Meksiko ini memiliki brand ambassador yang mega bintang. Seperi Zlatan Imbrahimmovic, Novak Djokovic, bahkan Cristiano Ronaldo.
"Ya mungkin sudah pada tahu Zlatan Imbrahimmovic, terus Novak Djokovic, bahkan Cristiano Ronaldo. Kebanyakan sih memang sport selebriti olahraga lainnya, tapi selebriti lokal juga sudah mulai main, jadi ini sudah mulai mengarah ke semua masyarakat," ucap dia.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-24 Gagal Raih Medali, 2 Cabor Ini Masih Berpotensi Raih Emas di Asian Games 2022
Untuk diketahui, Padel adalah olahraga yang ditemukan oleh Enrique Corcuera pada tahun 1969 di Meksiko. Di Indonesia, olahraga ini pertama kali diperkenalkan di Canggu, Bali oleh seorang turis dari Spanyol bernama Eric Entrena pada tahun 2022.
Padel dimainkan oleh semua kalangan, dan semua umur. Padel biasanya dimainkan dalam nomor ganda di lapangan tertutup yang berukuran sepertiga lapangan tenis.
Skornya sama dengan tenis normal dan bola yang digunakan serupa tetapi dengan tekanan yang lebih sedikit. Dan menggunakan pemukul tanpa tali. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik