Suara Denpasar - Bung Ropan sebagai Pengamat Sepakbola Nasional menyebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir sedang memikirkan solusi untuk lini depan Timnas Indonesia lebih tajam lagi.
Menurut dari keterangan Bung Ropan, solusi yang akan dibuat oleh Erick Thohir, ialah dengan mendatangkan pemain naturalisasi berposisi penyerang. Sehingga Timnas Indonesia diharapkan semakin berbahaya lini depannya.
Sebelumnya, PSSI berhasil mendatangkan tiga pemain naturalisasi dengan posisi bertahan, satu gelandang bertahan dan satu penyerang untuk Timnas Indonesia.
Tetapi, Bung Ropan menyebut PSSI menyadari, bahwa Timnas masih butuh tenaga seorang pemain naturalisasi dengan posisi penyerang.
"Ketua Umum PSSI Erick Thohir sedang menyiapkan sebuah langkah yang sangat bagus. ingin mendapatkan pemain (naturalisasi) depan atau di lini serang," ucap sang Pengamat Sepakbola, dilansir dari kanal YouTube Bung Ropan, Minggu (1/10/2023).
Hal itu bertujuan agar Timnas bisa memperbesar peluangnya untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Bung Ropan mengerucutkan nama-nama pemain naturalisasi yang berposisi sebagai penyerang, Ragnar Oratmangoen dan Million Manhoef diisukan bisa saja dipilih.
"Makanya saya masih mengutak-atik dengan nama-nama yang saya sebut kemarin, apakah Million Manhoef, ini pemain muda, yang mungkin bisa kalau diambil," jelasnya.
Alternatif lainnya adalah pemain 25 tahun, Ragnar Oratmangoen yang baru-baru ini bersedia membela Timnas.
"Dua alternatif yang kemarin saya lihat adalah Ragnar Oratmangoen, 25 tahun dari Fortuna Sittard," pungkasnya.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Ketum PSSI Erick Thohir Ungkap Rencananya Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Bagus Kahfi Disebut Cocok Gantikan Hugo Samir di Timnas Indonesia, Usai Barito Putera Jamu Rans Nusantara
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kualitas Eropa Seharga Rp10,34 Miliar Ceritakan Awal Mula Dihubungi PSSI, Ada Andil Netizen
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti