Suara Denpasar- Insiden pelemparan korek api ke arah pemain depan Borneo FC yakni Stefano Lilipaly ramai dibahas warganet.
Kejadian pelemparan korek api ini berlangsung saat Borneo FC dijamu oleh Madura United di pekan ke 14 BRI Liga 1 pada Minggu (1/10) sore.
Insiden pelemparan oleh suporter Madura United ke arah pemain berlabel naturalisasi Timnas Indonesia ini ramai dibahas netizen.
Hal ini terlihat di kolom komentar di akun instagram resmi Liga 1 tidak berselang lama usai pelemparan korek api tersebut.
"Korek yang harganya di warung 2-5K ketika dilempar ke lapangan bisa sampai puluhan juta ini, kita lihat hasil sidang komdis berikutnya,' kata pemilik akun @tyandwi39.
"Sudah tahu Borneo Manyala malah dilempar korek ya tambah MANYALA lah wkwk," kata hby0.0.
"Balas dendam paling epik Lilipaly dilempar korek langsung Lilipaly buktikan siapa dia manyala," kata @siapakek1193.
"Selamat Borneo, maaf kalo jadi tuan rumah yg tidak baik," kata @rosypangesturosypangestu.
Kronologi pelemparan korek api
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Bungkam Madura United 2-1, Borneo FC Rebut Puncak Klasemen
Kejadian pelemparan korek ini berlangsung saat Pemain naturalisasi Timnas Indonesia Stefano Lilipaly hendak menendang tendangan sudut pada menit 80 an.
Saat hendak menendang bola ini, Stefano Lilipaly menghentikan niatnya untuk menendang bola.
Dia kemudian maju sekitar dua langkah untuk menunjukkan korek yang dilempar ke arahnya.
Stefano Lilipaly menunjukkan korek tersebut ke arah wasit yang memimpin laga tersebut.
Tidak berselang lama setelah adanya lemparan korek ke arah pemain yang berlabel Timnas Indonesia ini, Stefano Lilipaly langsung mencetak gol di menit ke 85.
Gol yang dilesatkan Lilipaly membuat skor akhir menjadi 1-2 untuk keunggulan Borneo FC atas Madura United.
Borneo FC kini memuncaki klasemen sementara Liga 1 dengan poin 28 mengkudeta Madura United yang masih memiliki 27 poin. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA