Suara Denpasar – Kelompok suporter klub Serie A Italia, Inter Milan yakni Curva Nord membentangkan spanduk soal Tragedi Kanjuruhan di laga Liga Champions Eropa, Inter Milan vs Benfica pada Rabu (4/10/2023) dini hari WIB.
Dalam spanduk yang dibentangkan Curva Nord saat laga Inter Milan vs Benfica itu, mereka menuntut keadilan dan juga memberi dukungan moral pada korban Tragedi Kanjuruhan yang bertepatan dengan satu tahun terjadinya insiden memilukan tersebut.
Seperti diketahui insiden memilukan dalam sejarah sepakbola Indonesia dan juga dunia itu terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu selepas laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Persebaya itu berakhir chaos dan menyebabkan 135 orang meregang nyawa.
Tragedi Kanjuruhan menjadi tragedi nomor dua mematikan dalam sejarah sepakbola dunia.
Melihat perkembangan penyelesaian hukum yang tak kunjung tuntas. Sejumlah suporter klub Eropa memberi dukungan kepada korban Tragedi Kanjuruhan untuk mendapatkan keadilan.
Termasuk Curva Nord, Inter Milan yang dikenal sebagai salah satu kelompok suporter militan di Italia.
“Keadilan untuk 135 korban Kanjuruhan,” tulis Curva Nord Inter Milan dilansir Suara Denpasar dari Instagram @quotesarema, Rabu (4/10/2023).
Tragedi Kanjuruhan mendapat sorotan dari berbagai belahan dunia karena menjadi tragedi sepakbola yang paling memilukan di era sepakbola modern seperti saat ini. (*/Rizal)
Baca Juga: PSSI Siapkan 4 Stadion Terbaik Standar Internasional untuk Piala Dunia U-17 November Mendatang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok