Suara Denpasar - Menyambut puncak penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island States Forum (KTT AIS Forum). Beberapa aktivitas yang melibatkan generasi muda juga akan digelar. Salah satunya adalah 'Claim The Future' yang melibatkan ratusan siswa SD di Bali.
Aktivitas yang dilaksanakan pada hari Jumat 6 Oktober 2023 ini melibatkan ratusan siswa dari beberapa SD dan SMP wilayah Desa Adat Kedonganan Kuta, Bali.
Mereka diajak untuk melakukan kegiatan bersih Pantai Kedonganan, menggambar tong sampah serta Storytelling komik ASTAWIRA yang membawa tema Lingkungan Hidup.
Tak lupa para siswa dan guru yang hadir juga diminta untuk memberikan testimoni dalam bentuk video terkait kegiatan yang mereka lakukan.
KTT AIS kali pertama digelar di Indonesia dan berlangsung di Bali pada 11 Oktober mendatang. Sebagai tuan rumah, Indonesia mengundang 51 negara partisipan AIS Forum untuk hadir dalam KTT tersebut.
Selain itu, KTT tersebut juga akan dihadiri oleh berbagai organisasi internasional dari tiga region AIS Forum yakni Pasifik, Hindia, dan Atlantik.
Terkait dengan Claim the Future juga mendapat respons positif dari AIS. “Acara Claim the Future yang melibatkan pelajar Sekolah Dasar tidak hanya diadakan untuk dalam menyemarakan KTT AIS Forum namun juga menunjukkan bahwa aksi nyata terhadap perlindungan lingkungan, khususnya ekosistem laut adalah tugas kita bersama.
Hal ini sejalan dengan prinsip kerja AIS Forum yang menekankan pada aksi nyata dan kolaborasi berbagai pihak,” papar Kepala Sekretariat AIS Forum Riny Modaso dikutip denpasar.suara.com, Sabtu 7 Oktober 2023.
Sebagai sebuah platform global, AIS Forum didirikan sebagai medium kolaborasi antar negara pulau dan kepulauan dalam adalah mengatasi permasalahan global terkait kemaritiman.
Kolaborasi ini dilakukan dalam empat area kerja utama yakti mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ekonomi biru, penanganan sampah plastik di laut dan tata kelola maritim yang baik.
Tentunya demi mengatasi permasalahan tersebut, berbagai elemen masyarakat juga diharapkan turut bisa memberikan kontribusinya, terutama para generasi muda.
“Sangat bagus sekali ya aksi ini, karena bisa meningkatkan kualitas hidup dan kita jaga lingkungan supaya tetap bersih. Bisa meningkatkan inisiatif anak-anak untuk membersihkan lingkungannya juga karena zaman sekarang kita tahu sendiri anak-anak tidak terlalu aware sama lingkungannya. Maka dari itu sangat luar biasa sekali,” sambung Kadek Erik Cahyadi Putra, S.Pd selaku Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 3 Kuta yang juga turut hadir di lokasi.
Sementara itu, Ni Putu Difta April Maharani, salah satu pelajar yang turut terlibat dalam aksi ‘Claim The Future’ menyatakan bahwa dirinya begitu antusias dalam menjalankan aksi bersih-bersih pantai kedonganan.
“Tadi mungut sampah, seru banget karena bisa membersihkan pantai, bisa bantu bersih-bersih. Semoga bisa berkembang lagi, tiap tahunnya selalu ada,” tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia
-
Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional