Suara Denpasar - Kasus Jessica Wongso yang menjadi tersangka pembunuhan Mirna Salihin kembali jadi sorotan.
Kasus yang dikenal dengan nama 'Kopi Sianida' muncul kembali dan diperbincangkan.
Atas kasus tersebut, Jessica Wongso divonis 20 tahun penjara sejak tahun 2016 lalu. Kemudian baru muncul banyak tanda tanya dan kecurigaan usai viral film dokumenter tentang kasus tersebut.
Baru-baru ini beredar kembali video Jessica Wongso tahan nangis, video itu merupakan video lawas dari iNewsTV yang disebarkan ulang oleh akun instagram @gm_agency3 sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Kamis, (12/10/2023).
"Saya sudah capek," ucap Jessica dengan nada lirih menahan tangis.
Kemudian, ditampilkan pula video ketika dirinya berbicara di persidangan. Video dengan keterangan 'Misteri Kematian Mirna'.
Video yang kembali tersebar itu viral, bahkan disukai oleh ribuan orang dan dibanjiri banyak komentar warganet.
Mereka menuliskan komentar kecurigaan-kecurigaan, sampai tuduhan-turuhan yang spekulatif.
Kepolisian menjadi sasaran spekulasi warganet dalam menanggapi viralnya kembali kasus Kopi Sianida.
Baca Juga: Otto Hasibuan: Tidak Ada Sianida Di Tubuh Mirna, Kenapa Jessica Harus Dihukum?
Salah satu dari warganet menilai Jessica Wongso tidak bersalah dan berspekulasi ada oknum polisi yang menghalalkan segala cara untuk naik pangkat.
"Polisinya demi naik pangkat menghalalkan segala cara.. pantas saja citra polisi bobrok di mata masyarakat," komentar akun @evan813937.
Bukan hanya itu, nama almarhum Brigadir J alias Joshua juga terbawa bawa dalam spekulasi mereka.
Jessica Wongso menurut salah satu warganet bisa saja bernasib sama seperti Bharada E (Eliezer) yang dikambing hitamkan oleh Ferdy Sambo.
"Sepertinya Jessica ini hanya dijadikan kambing hitam oleh orang-orang biadab di belakangnya. Seperti kasus Alm. Joshua si Bharada E dijadikan kambing hitam kelakuan FS dkk," tulis akun @arlindaaappp_ berspekulasi. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
5 Cara Reapply Cushion di Tengah Hari di Atas Wajah Berminyak Tanpa Luntur
-
Resep Rahasia di Ujung Musim Dingin
-
Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
-
Bantai Yordania 3-0, Garuda Pertiwi Tantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026
-
Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat
-
4 Rekomendasi Rice Cooker Keramik Anti Lengket untuk Nasi Pulen dan Sehat
-
3 Cushion Non Comedogenic Lokal Aman untuk Kulit Gampang Beruntusan dan Jerawat
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
-
KPK Bongkar Modus Jual-Beli Kursi Unsoed: Rektor Beri Akses User ID untuk Loloskan Camaba