Suara Denpasar - Kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin alias Mirna, yang membuat Jessica Kumala Wongso mendekam di balik jeruji besi pada 2016 lalu, kini kembali menjadi perbincangan hangat di publik.
Pasca film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso yang dirilis oleh Netflix tayang pada akhir september lalu, netizen mulai bertanya-tanya mengenai kebenaran fakta dari kasus tersebut.
Kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna ini, ternyata menyimpan banyak kejanggalan yang membuat Jessica harus menelan pil pahit atas perbuatan yang tidak pernah dilakukannya.
Dilansir dari YouTube channel Deddy Corbuzier, saat menjadi narasumber di podcast, mantan kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan membeberkan fakta dimana tidak ada racun sianida di tubuh Mirna. Hal ini ia beberkan berdasarkan keterangan ahli yang dihadirkan.
"Perlu diketahui, tidak ada satu pun keterangan ahli yang kami sampaikan tiga dari luar negeri, ada berapa dari dalam negeri, tidak ada satu pun dipertimbangkan dalam putusan hakim itu," kata Otto.
"Jadi untuk apa kami bawa jauh-jauh tapi enggak didengar, kayak ngomong di padang pasir, padahal tiga saksi ini mengatakan, sianida itu tidak terbukti ada di tubuh Mirna, yang dipersoalkan kan selama ini ada sianida di dalam gelas, tapi sianida di dalam tubuh korban tidak pernah ada," ungkap Otto lebih lanjut.
Kemudian ia juga mengatakan bahwa dokter ahli forensik yang menangani Mirna juga menjelaskan bahwa tidak adanya autopsi karena permintaan polisi.
"Di persidangan dokter Slamet kami tanya, dokter Slamet adalah orang yang melakukan pemeriksaan pada Mirna. Kami tanya, saudara dokter ahli, ini mayat Mirna diautopsi? Dia bilang tidak karena permintaan polisi, " kata Otto menirukan pengakuan dokter Slamet yang menangani mayat Mirna yang dikutip dari tayangan YouTube Deddy Corbuzier pada Selasa (10/10/2023).
Namun dalam perkara ini, bisa disimpulkan bahwa ada salah satu pihak yang berbohong dalam tewasnya Mirna yang membuat Jessica harus dijadikan tersangka.
Baca Juga: Prabowo Diminta Turun Tangan Kasus Kopi Sianida Jessica Mirna: Banyak Kejanggalan
Otto merasa bahwa kebohongan ini dimulai dari surat keterangan permintaan autopsi yang ada di berkasnya, akan tetapi tidak ada di tangan dokter ahli forensik atau ada tapi tidak dilakukan autopsinya.
Ia juga menegaskan bahwa mayat Mirna tidak pernah di autopsi karena dokter hanya mengambil sampel pada tubuh Mirna.
Untuk hasil dari pengambilan sampel ini, ternyata tidak ditemukannya ada sianida di dalam tubuh Mirna. Setelah tiga hari kemudian baru ditemukan adanya sianida di tubuh sahabat Jessica itu.
"Ketika, 70 menit setelah Mirna meninggal diperiksa cairan lambungnya, ternyata negative sianida, tidak ada sianida di dalamnya. Setelah tiga hari dikubur, di temukanlah 0,2 sianida, " ungkapnya.
Hal ini jelas membuat Otto shock berat ketika mendengar pernyataan dimana hasil sebelumnya tidak ada berubah menjadi ada. Itu sangat aneh dan tidak mungkin terjadi.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026