Suara Denpasar - Jelang bursa transfer paruh musim dibuka, bek Persebaya Surabaya Yohanes Kandaimu dikabarkan akan hengkang.
Bek tengah asal Mappi Papua ini kabarnya akan kembali membela mantan klubnya, Persita.
“Yohanes Kandaimu dikabarkan akan kembali membela Persita,” kata akun @gozipbola, Minggu (22/10).
Kandaimu didatangkan dari Persita di awal musim Liga 1 2023/2024 dengan skema bebas transfer.
Persaingan yang ketat di Persebaya Surabaya membuatnya mendapat kesempatan bermain yang minim. Hingga pekan ke-16 ia mencatatkan 5 pertandingan selama 245 menit.
Selain itu, Yohanes Kandaimu juga dihadapkan dengan perlakuan rasisme yang beberapa kali menimpanya saat membela Bajul Ijo.
Aksi rasisme kepadanya ini, ia dapatkan sebanyak dua kali yakni saat dirinya bermain menghadapi Borneo FC dan terbaru saat menghadapi Bali United.
Di pertadingan kontra Borneo FC, pemain berusia 28 tahun ini melakukan gol bunuh diri sehingga dirinya pun jadi sasaran empuk kekecewaan suporter.
Yohanes Kandaimu kemudian kembali mengungkap ujaran rasisime yang diterimanya saat laga tandang ke markas Bali United.
Dalam laga ini Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 1-3.
Pasca mendapat perlakuan rasis, Yohanes Kandaimu pun mencurahkan kekecewaannya lewat story Instagram miliknya.
“Saya juga ingin seperti kalian sempurna dan bagus tdk hitam dan kaya monyet. Begini tapi saya bersyukur sama orang tua saya dan terutama sama Tuhan. Karena masih pelihara saya dan berikan nafas hidup buat saya dan selalu jaga saya dan orang tua saya. Kami bersaudara kenapa ada perbedaan soal kulit,” katanya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele