Suara Denpasar - Bruno Matos, mantan pemain Persija Jakarta blak-blakan menyampaikan keinginan kembali membela tim kebanggaan Jakmania tersebut.
Keinginannya tersebut disampaikan melalui unggahan di akun media sosial pribadinya @brunomatosbahia10, Jumat (3/11/2023).
Mengawali postingannya tersebut, Bruno Matos meminta pendapat The Jakmania apakah ada yang menginginkan dirinya kembali membela Persija Jakarta.
"Jakmania apakah kamu ingin aku kembali ke Persija?," tulis Bruno Matos mengawali unggahannya tersebut dikutip Suara Denpasar.
Dalam unggahannya tersebut, Bruno Matos yang pernah memperkuat Persija Jakarta musim 2018/2019 silam itu mengaku ingin kembali bersama Macan Kemayoran karena klub tersebutlah yang memberikannya kesempatan pertama kalinya bermain di Indonesia.
"Saya sangat ingin kembali ke klub ini! Karena klub itulah yang memberikan saya kesempatan pertama saya di Indonesia dan klub itulah yang selalu saya cintai,"lanjutnya.
Pemain asal Brazil itu pun mengaku ingin mengangkat performa Persija Jakarta jika diizinkan kembali.
"Saya ingin mengangkat klub ini dengan bantuan rekan setim saya,"tulisnya lagi.
Tidak hanya itu, Bruno Matos juga menyampaikan perasaannya ketika Persija Jakarta gagal di final Piala Indonesia saat ia masih memperkuat Macan Kemayoran.
Baca Juga: 2 Pemain Lokal Persija Jakarta Ini Disebut Akan Hengkang, Witan Sulaiman Diminati Bhayangkara FC?
"Saya dulu sangat marah karena kami kalah di final Piala Indonesia dan saya kesal! Saya sangat ingin menjadi kuara," lanjutnya.
Pemain berusia 33 tahun itu pun menyebut dirinya saat ini bebas tanpa agen dan benar-benar menyampaikan keinginan untuk kembali memperkuat Persija Jakarta.
"Saya sangat ingin kembali ke klub terbesar di Indonesia dan aku juga tahu kamu menginginkanku kembali. Indonesia adalah negara yang saya dan keluarga saya cintai! Saya tidak punya agen dan saya bebas! Agen hanya memikirkan uang! Saya hanya ingin bermain bola! Aku cinta kamu Persija," tutupnya.
Unggahan itu pun mendapat beragam komentar dari netizen. Dimana ada yang menilai Bruno Matos hanya mencari perhatian karena saat ini berstatus tanpa klub setelah terakhir membela Abahani Limited.
Selian itu ada pula yang meminta agar tidak kembali ke Persija karena usia yang sudah tua.
"Caper karena nganggur, bahas agama aja ngawur," tulis @heruramadhan3_.
"Jangan kembali, kamu sudah tua,"sahut @hendra_setiawan_77. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Coba Akhiri Tren Negatif di Kandang PSM Makassar, Thomas Doll Fokus Perbaiki Hal Ini di Persija
-
Jelang Hadapi PSM Makassar, Persija hingga Pelatih Thomas Doll Diganjar Sanksi Komdis PSSI, Karena Ini
-
Persebaya Disebut Ingin Tukar Ze Valente dengan Pemian Persija Berlabel Timnas Indonesia, Ini Profilnya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza