Suara Denpasar - Jelang laga menjamu Luton pada Sabtu (11/11/2023) sore, manajer tim Manchester United mengungkapkan dirinya cukup kesulitan menentukan siapa yang akan bermain nantinya sebagai bek tengah.
Sebelumnya Jonny Evans bermain menjadi starter dalam lima dari enam pertandingan terakhir Manchester United.
Namun pemain berposisi bek tengah itu dipastikan absen setelah mengalami cedera pada pertandingan Liga Champions saat Manchester United manjamu Copenhagens.
Dalam pertandingan itu, Raphael Varane turun sebagai pengganti dan duet bersama Harry Maguire di lini belakang.
Memang duet Evans dan Harry Maguire di lini belakang belum membuat Manchester United tampil konsisten seperti duet Lisandro dan Varane musim lalu.
Akan tetapi, pelatih asal Belanda itu punya alasan tersendiri memainkan duet Evans dan Maguire sebagai bek tengah.
“Itu adalah alasan taktis mengapa saya memilih kemitraan ini. Saya pikir Harry dan Jonny melakukannya dengan cukup baik,” kata Ten Hag dikutip dari laman resmi manutd.
“Tahun lalu, Harry tidak banyak bermain. Jadi, saya sangat senang dengan penampilan Rapha, dan saya selalu senang dengan penampilannya,” jelas mantan pelatih Ajax tersebut.
“Tetapi, saat ini, Harry (Maguire) bermain sangat bagus. Ada persaingan internal (di antara bek tengah).”
Meski begitu, persaingan antar bek tengah Manchester United juga dapat menyulitkan Erik Ten Hag. Banyak pihak menilai persaingan ini akan menimbulkan perselisihan antar pemain.
Menanggapi hal itu, Ten Hag tetap mengungkapkan alasan dipilihnya harry Maguire sebagai bek tengah meski Varane sudah pulih dari cedera karena alasan taktis.
Lebih lanjut lagi, Ten Hag pun menjelaskan kepada awak media alasan taktis yang dimaksud.
Menurut Ten Hag, ini bermula dengan absennya kedua bek tengah di sisi kiri lini pertahanan United. Pemain yang dimaksud adalah Lisandro Martinez dan Luke Shaw.
“Idealnya Maguire atau Varane akan bermain di sisi kanan. Tetapi di beberapa pertandingan mereka bisa diduetkan, dan mereka telah membuktikan bahwa mereka bisa melakukannya,” jelas Ten Hag.
“Namun dari sisi build up serangan, kombinasi keduanya tidak berjalan lancar ketika salah satunya dipaksa bermain di sisi kiri,” lanjutnya.
Laga melawan Luton bisa menjadi awal kebangkitan Manchester United setelah pada Rabu (8/11/2023) kalah dari Copenhagens di kompetisi Liga Champions.
Luton sendiri sekarang berada di zona degradasi. Dan pertandingan melawan United bisa menjadi peluang mereka untuk memperbaiki posisi mereka. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Shin Tae yong Efek, Striker Didikan Eks Manchester United Fix Hubungi PSSI, Menawarkan Diri untuk Naturalisasi?
-
Usai Cetak Gol Debut Untuk Ipswich Town, Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott Dapat Pujian Eks Asisten Pelatih Manchester United
-
Sukses Curi Tiga Poin, Keterpurukan Manchester United Diselamatkan Bruno Fernandes Pasca Taklukkan Fulham Dikandangnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru