Suara Denpasar - Presiden Direktur Starvision Chand Parwez Servia memaparkan bahwa film 'Malam Para Jahanam' berlatar belakang sejarah kelam bangsa Indonesia, khususnya pada tahun 1965 dan 1966.
Kita mencoba menghadirkan kisah dengan latar belakang masa-masa paling kelam untuk bangsa Indonesia, yaitu tahun '65 dan '66," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Suara Denpasar dari ANTARA, Kamis (30/11/2023).
Dirinya berharap, dengan diluncurkannya film 'Malam Para Jahanam' menjadi pengingat bagi masyarakat Indonesia agar tidak mengulang sejarah kelam yang sama di kemudian hari.
"(Harapan) kami selaku kreator karya ini adalah kita jadi bisa menjadi mawas diri sehingga kita juga bisa, di era yang sekarang kita tahu adalah tahun politik, kita jangan menjadi seperti itu," sambungnya.
Diketahui, film 'Malam Para Jahanam' membahas mengenai perpecahan yang terjadi akibat adanya konflik kepentingan tertentu dari sejumlah pihak. Sehingga terjadi pertumpahan darah dan beberapa korban atas konflik tersebut menjadi arwah penasaran.
Sejumlah aktor dan aktris ternama turut memainkan peran dalam film 'Malam Para Jahanam' ini, antara lain Teddy Syach, Derry Oktami, Harris Vriza, Aghniny Haque, Djenar Maesa Ayu, Daffa Wardhana, Mang Saswi, Amel Carla, dan M.N Qomarudin.
Bagi penggemar genre horor dengan berbalut sejarah Indonesia, bisa menikmati film ini pada 7 Desember 2023 mendatang.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim