Suara Denpasar - Polres Situbondo menjalin sinergi dengan KPU dan Bawaslu setempat menjelang Pemilu 2024.
Kapolres Situbondo didampingi Kasat Intelkam Situbondo, mengunjungi kantor KPU dan Bawaslu.
Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto mengatakan kegiatan ini untuk memperkuat sinergitas dan kerjasama demi terselenggaranya Pemilu 2024 yang aman, lancar serta tetap dalam suasana damai.
“Kami melakukan koordinasi terkait kondisi keamanan dan potensi kerawanan. Langkah preventif ini diambil guna memastikan bahwa tahapan pemilu berlangsung secara damai, aman dan tertib,” jelas AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto.
Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya akan melakukan patroli di obyek vital seperti KPU dan Bawaslu nantinya adalah rangkaian kegiatan Operasi Mantap Brata Semeru 2023-2024.
Terutama mengawal tahapan kampanye yang telah dimulai per 28 November 2023 lalu.
“Sampai saat ini situasi kamtibmas di Situbondo kondusif, kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang mau menjaga keamanan, ketertiban serta persatuan dan kesatuan. Sehingga tahapan Pemilu berlangsung lancar dan damai,” tutupnya.*
Berita Terkait
-
Modus Penipuan Aplikasi PPS Pemilu 2024, Polda Bali Minta Masyarakat Waspada
-
Ungkap Kasus Prostitusi Online di Kabupaten Situbondo, Polisi Temukan Dugaan Perdagangan Manusia, 3 Wanita Asal Sumedang Jawa Barat Diamankan
-
Demi Promosikan Wisata, Kabupaten Situbondo Gelar Event Merak Baluran Run, Diikuti Atlet Kenya Afrika hingga Prancis
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan