/
Selasa, 12 Juli 2022 | 16:21 WIB
suara.com

Depok.suara.com - Viralnya fenomena ABG Citayam dan Bojongede yang belakangan disorot karena nongkrong di kawasan Sudirman dan Dukuh Atas, Jakarta membuat Wali Kota (Walkot) Depok Mohammad Idris ikut angkat bicara.

Menurut Idris, dirinya memiliki ide untuk Depok masuk dalam Jakarta Raya.

“Satu ide saya, kalau mau sukses pembangunan Jakarta dan sekitarnya, satukan Jakarta Raya,” kata Idris mengutip dari depoktoday--jaringan Suara.com

Menurut Idris, dengan bersatunya Depok ke Jakarta maka semua persoalan yang dihadapi akan selesai.

“Masalah banjir semua, masalah lain bisa selesai semua kalau satu Gubernur Jakarta Raya, Depok masuk Jakarta Raya,”

Sementara itu, pengamat sosial Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati juga ikut mengomentari keberadaan sejumlah remaja asal Citayam dan Bojonggede yang akhir-akhir ini berseliweran di wilayah elit Sudirman, Jakarta.

Menurut Devie, selama apa yang mereka lakukan tidak mengandung unsur-unsur berbahaya maupun kesehatan, tentu saja ini menjadi hal yang tidak perlu dikhawatirkan.

Namun ketika dari berbagai wawancara misalnya ditemukan ada perilaku-perilaku yang unik, dan diekspresikan lewat media sosial maka yang dapat dilakukan adalah ada ikut mengawasi.

“Rajin-rajin menengok konten-konten yang diproduksi oleh anak dan remaja, sehingga kita bisa mengantisipasi perilaku-perilaku yang kita lihat bisa berujung pada perilaku yang membahayakan diri mereka atau bahkan teman-teman mereka, seperti perilaku berhubungan lebih dekat dengan sesama remaja tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Kerbau Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku di Toraja Terus Bertambah, Petugas Mengaku Kewalahan

Load More