Depok.suara.com, Aksi pencurian tabung gas 3Kg yang dilakukan oleh seorang pria beruasia lanjut di salah satu warung kelontong di wilayah Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmjaya Depok Sabtu (30/7) terekam kamera pengawas CCTV dilokasi kejadian.
Dalam rekaman CCTV pelaku membeli barang di warung, setelah melihat pedagang lengah pelaku mengambil gas 3 Kg yang diletakan di depan warung.
Sementara penjual tidak mengetahui kalau gas 3 Kg yang dijualnya diambil pelaku.
Berselang satu hari, aksi pencurian tersebut juga terjadi dilokasi lain, namun dilakukan oleh pasangan suami istri di kawasan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok Minggu (31/7)
Pemilik warung kelontong di kawasan Rangkapan Jaya bernama Sri mengatakan, kejadian bermula ketika pasturi tersebut hendak mengisi ulang gas 3 kg dengan memberikan uang Rp 100.000 dengan menggunakan sepeda motor.
"Yang turun yang perempuan. Laki-lakinya di motor. Dia pura-pura beli dan minta diantarkan gas ke rumahnya. Dia bilang minta dianterin ke rumah Haji Ridwan,"katanya.
Saat membeli, kedua pelaku datang tanpa membawa tabung gas kosong karena beralasan tengah terburu-buru.
"Harusnya kan kalau mau beli gas, harus bawa tabung gas kosongnya. Si perempuan bilang nanti suaminya mau anterin tabung gasnya sekalian berangkat kerja karena sekarang lagi buru-buru,"katanya.
Pertama mengambill satu tabung gas, lalu pelaku perempuan minta empat gas dan satu kilogram minyak goreng.
Baca Juga: Sedih! Kakek Ini Duduk Melamun Karena Tidak Ada yang Membeli Dagangannya
"Saya enggak kenal sama si perempuan,”katanya.
Perempuan itu kemudian memindahkan empat tabung gasnya ke motor. Kemudian melihat pelaku keluar menggunakan sepeda motornya.
Setelah meninggalkan warung dengan membawa tabung gas dan minyak goreng pasutri yang tidak dikenalnya itu tidak kembali lagi.
"Kami tunggu sampai sore pasutri tersebut ngak datang lagi, dan kami baru tahu kalau ini penipuan,"katanya.
Atas kejadian itu, dia mengalami kerugian hingga lebih kurang satu juta rupiah.
"Kerugiannya sekitar Rp 1,3 juta ya. Tadi dihitung satu tabung Rp 330 ribu harganya ditambah satu kg minyak goreng," katanya.
Berita Terkait
-
Viral Ibu-ibu Bergamis dan Hijab Besar Sikat Habis Minyak Goreng di Minimarket, Publik: Miris, Gamis Cuma Buat Operasi
-
Dalam Waktu Nyaris Bersamaan, 7 Rumah di Gunungkidul Dibobol Maling
-
Residivis Curi Motor di Kafe Sumut, Begitu Kepergok Malah Minta Bantu Dorong
-
Soal Bansos Dikubur di Lahan Dekat Gudang JNE, Mensos Risma: Barangnya Itu Kehujanan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup
-
3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks