/
Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:49 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Depok.suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjawab pertanyaan para anggota Komisi III DPR RI mengenai berlarutnya kasus Brigadir J. Salah satunya fakta menghilangnya CCTV dari TKP.

Diketahui sebelumnya perangkat CCTV di tempat kejadian sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan kembali. Belakangan diketahui bahwa CCTV itu bukan hilang, melainkan dicuri pihak internal Mabes Polri.

Listyo mengungkapkan siapa pihak internal di Mabes Polri yang mencuri perangkat CCTV yang menjadi barang bukti kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"CCTV yang saat itu hilang CCTV di satpam. Dari hasil interogasi saat ini kami mendapatkan kejelasan bahwa CCTV tersebut diambil oleh anggota ataupun petugas dari personel Div Propam dan personel dari Bareskrim," kata Listyo dalam rapat di Komisi III DPR, Rabu (10/8/2022).

Listyo bahkan kini sudah mengantongi siapa nama-nama di pihak internal yang turut mengambil CCTV tersebut. Ternyata CCTV tidak hanya dicuri, melainkan turut dirusak.

"Dari situ terungkap peran masing-masing, siapa yang mengambil dan siapa yang mengamankan. Kemudian pada saat kita melakukan pemeriksaan lebih lanjut kita dapatkan siapa yang merusak CCTV," kata Listyo.

"Tentunya ini bisa menjadi kunci pengungkapan kasus ini," tandas Listyo.

Sumber: Suara.com

Baca Juga: Studi: 650 Kasus Bunuh Diri di Inggris Terkait Dengan Pekerjaan

Load More